metroJakarta, LiputanIslam.com–Direktur Utama PT Kertas Nusantara, Winson Pola melayangkan somasi terhadap Metro TV atas tuduhan pemalsuan berita. Selain Metro, Winson juga mensomasi Berita Satu, Jawa Pos dan Pedoman News .

Keempat media massa nasional itu telah memberitakan adanya demonstrasi sejumlah karyawan PT Kertas Nusantara ke Kantor Bupati Berau, Kalimantan Timur. Di berita itu disebutkan bahwa demontrasi dilakukan untuk menuntut gaji 1.200 karyawan yang belum dibayarkan sejak Februari 2014. Padahal, ternyata informasi yang sudah menjadi konsumsi publik itu tidak pernah terjadi.

“Setelah TEMPO bulan lalu memalsukan berita, kemarin giliran Metro TV, Berita Satu, Jawa Pos dan Pedoman News memalsukan berita alias membuat berita dari udara kosong,” cetus Winson, seperti dikutip Kompas (26/6/2014).

Wilson menilai, pemalsuan berita tersebut terkait upaya penurunan citra capres Prabowo Subianto yang tidak lain merupakan salah seorang pemegang saham di PT Kertas Nusantara. “Namun, memalsukan berita untuk mencemarkan nama baik saya adalah pelanggaran hukum,” tegas Winson.

Diakuinya, perusahaannya itu memang sempat mengalami masalah keuangan sehingga telat membayar hak para karyawan. Tetapi, masalah tersebut sudah lama diselesaikan (baca: Winson: Prabowo Tak Terkait Urusan Gaji Buruh PT Kiani).

Lebih lanjut Winson menginformasikan bahwa Metro TV, Jawa Pos, Berita Satu dan Pedoman News mengutip pernyataan Ketua SBSI Berau, Suryadi. Padahal, dia tidak menjadi karyawan di PT Kertas Nusantara sejak 2007. Terlebih, selama ini aspirasi dari karyawan PT Kertas Nusantara bukan ditampung oleh SBSI Berau melainkan oleh Ketua SPKHut, Indra Alam. (dw/kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL