Foto: Kompas

Foto: Kompas

Jakarta, LiputanIslam.com — Dua hari penggalangan dana untuk pemenangan Jokowi –JK, terkumpul Rp. 152 juta. Demikian disampaikan oleh politisi PDIP Eva Sundari kepada wartawan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2014) seperti yang dilansir Tribunnewscom.

Barisan relawan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) kini gencar menggelar aksi untuk memenangkan pasangan yang diusung poros PDIP, termasuk dengan menggalang dana “membeli” presiden.

Menurut Eva, pengumpulan dana tersebut tidak melanggar aturan. Apalagi dilakukan lewat bank, sehingga identitas penyumbang diketahui. Setiap orang dapat menyumbang Rp 100 ribu.

“Jadi clear. Kalau ICW (Indonesia Corruption Watch) bertanya siapa yang menyumbang menjadi clear, beres,” ungkap Eva sambil menambahkan bahwa dana yang terkumpul bukan untuk kampanye.

Dipilihnya rekening BRI untuk menampung sumbangan bagi pemenangan Jokwi-JK agar dapat menjangkau warga desa. Rekening dibuka hingga satu pekan sebelum hari pencoblosan 9 Juli 2014. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial.

Pasangan Jokowi-JK mempersilakan masyarakat yang ingin memberi donasi bisa lewat Bank BRI Kantor Cabang Mal Ambassador dengan nomor rekening 122301000172309 atas nama Joko Widodo Jusuf Kalla. BRI dipilih karena memiliki jangkauan paling luas di penjuru Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan aksi yang dilakukan Relawan Jokowi-JK lainnya yang melakukan aksi “Gerakan 1.000 Rupiah Jokowi-JK untuk Perubahan Indonesia” ? Relawan ini turun ke jalan sambil membawa boks yang digunakan untuk menampung sumbangan dari pemakai jalan.

“Kami ingin membangkitkan partisipasi masyarakat,” ujar Koordinator Gerakan, Malik Haramain. Menurutnya, sebagai relawan, ia ingin mengajak masyarakat untuk berpolitik secara benar, tanpa politik uang.

Dengan menyumbang pada gerakan tersebut, masyarakat dianggap sudah berpartisipasi dalam memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Pemilihan Presiden yang akan dilaksanakan pada 9 Juli 2014 mendatang.

Bagaimana jika aksi mengumpulkan dana via boks di jalanan seperti ini dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk keuntungan pribadinya? Sudahkah ada antisipasi dari Timses Jokowi-JK? (fa/LiputanIslam.com)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL