mahfud md pictJakarta, LiputanIslam.com— Mahfud MD selama ini dikenal sebagai sosok yang nasionalis, tegas, bersih, berani dan memiliki track record yang baik dalam menjalankan penegakan hukum di negeri ini. Tak mengherankan jika kemudian Mahfud digadang-gadang menjadi Capres dari PKB bersama Rhoma Irama dan Jusuf Kalla. Namun perolehan suara PKB yang hanya 9- 10 persen dari hasil hitung cepat, maka tidak mungkin bagi PKB untuk mengusung Capres sendiri.

Setelah saling mendekati, sinyalsinyal koalisi antara PDIP dan PKB semakin menguat. Namun seperti komitmen Jokowi sebelumnya, PDIP membangun kabinet kerja, bukan kabinet dagang sapi alias Jokowi tidak mau bagibagi jabatan sebagai syarat koalisi. Sehingga, koalisi resmi antara PKB dengan PDIP terkesan cukup alot karena Muhaimin Iskandar selaku pimpinan PKB, terkesan berharap mendapatkan jatah dari koalisinya bersama PDIP. Wacana disodorkannya nama Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres Jokowi, merupakan salah satu bukti.

Meski demikian, nama yang paling santer disebut akan mendampingi Jokowi pada Pilpres nanti adalah Mahfud MD dan JK. Kabarnya, Mahfud mendapat restu dari para kiai Nahdlatul Ulama (NU) untuk mendampingi bakal calon presiden dari PDI Perjuangan tersebut.

Sesepuh NU sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, KH Solahudin Wahid memberi mandat kepada Jokowi untuk menegakkan hukum dan hak asasi manusia (HAM) jika terpilih. Dan sosok ideal untuk mewujudkan mandat itu merujuk kepada sosok Mahfud MD.

Tentunya isyarat Gus Solah ini akan menjadi pertimbangan bagi Jokowi dalam menentukan cawapres bersama Megawati Soekarnoputri. Tak cukup hanya berbekal restu dari Gus Solah, Mahfud secara terbuka menyatakan harapannya agar didukung oleh PKB untuk menjadi Cawapres Jokowi setelah berhembus kabar bahwa namanya telah dicoret dalam bursa cawapres.

Namun sikapnya yang terkesan terlalu berharap jadi cawapres menuai kritik dari para fansnya. Muncul beberapa komentar miring dari pengguna jejaring sosial terkait hal ini.

“Lamalama kok terkesan ambisius sekali ya Pak Mahfud ini,” kicau dari akun @Reyrere

“Jangan terlalu nafsu Pak Mahfud, biarlah Jokowi memilih yang terbaik. Semua memang mengarah ke Jusuf Kalla, kalaupun jadi Jokowi JK, sebagai rakyat kita harus tetap mendukung, ” kicau akun @Ferdanohekso.

Benarkah Mahfud MD memang berambisi menjadi orang no 2 negeri ini? (ba/LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL