Foto: tempo

Foto: tempo

Jakarta, LiputanIslam.com – Kendati pemenang Pilpres 2014 belum diketahui, Tim Pemenangan pasangan calon presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla mulai menyarankan pendukung meninggalkan identitas kampanye usai penghelatan pemilu presiden. Eva Kusuma Sundari, politisi PDIP yang juga bertindak sebagai jubir timses, menyarankan agar  pendukung Jokowi-Jk menggunakan batik untuk mempersatukan kedua kubu calon presiden.

“Kami minta mulai memakai batik sebagai identitas nasional,” kata Eva Sabtu, 19 Juli 2014, seperti dilansir Tempo. Dia mengatakan bahwa baju kotak-kotak sudah identik dengan Jokowi. Untuk menghindari konflik, dia berharap pendukung tak lagi menggunakan pakaian ini sebagai upaya rekonsiliasi. “Kami tak mau ada polarisasi lagi.”

Penggunaan pakaian batik, kata Eva, diharapkan dimulai dalam konser Tujuh Hari untuk Kemenangan Jokowi. Konser yang digagas oleh Slank ini berlangsung selama tujuh hari, yaitu pada 17-23 Juli 2014 mulai pukul 20.00-21.00. Konser digelar di lokasi yang berbeda-beda. Malam ini rencananya akan digelar di Komunitas Salihara. Sedangkan 20-22 Juli bakal digelar di kampung deret Kebayoran Baru.

Eva mengatakan para pendukung juga sudah mulai menjalin komunikasi dengan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Menurutnya, ini sesuai dengan imbauan Jokowi yang menginginkan adanya rekonsiliasi nasional usai pelaksanaan pemilu presiden. “Kami berharap bangsa ini tak lagi terbelah,” ujarnya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL