detik pppJakarta, LiputanIslam.com  — Usai deklarasi dukungan Ketum PPP Suryadharma Ali (SDA) terhadap pencapresan Prabowo Subianto internal PPP semakin bergejolak. Waketum PPP Emron Pangkapi pun mengadakan Rapimnas untuk memberhentikan SDA dari jabatan Ketum.

Namun Rapimnas yang dibuat oleh Emron dianggap tidak sah oleh SDA. Padahal menurut Sekjen PPP Romahurmuzy (Romi) Rapimnas tersebut sah-sah saja karena telah dihadiri oleh setengah dari pengurus DPP PPP.

“Ketum hadir dalam orasi politik kampanye Gerindra, itu langkah politik yang salah, mempertontonkan perilaku politik yang over acting, meruntuhkan moral kader partai di semua tingkatan, dan juga melanggar keputusan keputusan Mukernas II PPP, dan surat instruksi DPP PPP Nomor 1109/2013 tentang instruksi harian pemenangan pemilu,” ujar Emron yang ditetapkan sebagai Plt Ketum PPP ini usai Rapimnas di Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (20/4/2014) dini hari.

Pelaksanaan Rapimnas itu pun sempat diwarnai ‘pengusiran’ dari pihak lain. Tak berhenti di situ, pihak Emron seakan benar-benar dipersulit untuk kembali ke Kantor DPP PPP.

Ketum PPP Suryadharma Ali (SDA) memerintahkan agar Kantor DPP PPP selalu mendapat penjagaan ketat. Sedikitnya 10 orang yang akan berjaga pada setiap giliran yang akan berganti setiap pukul 08.00 WIB yang dimulai sejak malam ini.

Pantauan di Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro 60, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2014) sebanyak 64 orang petugas keamanan nampak berbaris rapi di area parkir. Seseorang yang merupakan komandan petugas tersebut kemudian memberikan pengarahan.

“Kita orang netral. Kita tidak memihak. Kita orang PPP. Kita akan jaga kantor DPP sampai kondusif, sampai waktu yang ditentukan oleh Ketua Umum,” teriak Komandan petugas keamanan saat memberikan pengarahan.

Petugas keamanan yang berjumlah 64 orang itu kemudian dibagi ke dalam beberapa tim sehingga sedikitnya 10 orang yang akan berjaga pada tiap giliran. Hingga kini kantor tersebut masih dijaga ketat oleh petugas, padahal pertemuan antara SDA dengan Serikat Islam telah usai sejak pukul 23.00 WIB.

Sebelumnya pada Minggu (20/4) siang kantor tersebut pun diduduki oleh massa pengikut Haji Lulung. Mereka mengaku berjaga-jaga apabila Waketum PPP Emron Pangkapi dan Sekjen PPP Romahurmuzy datang.

Tindakan ‘sterilisasi’ ini terjadi sehari setelah Emron memimpin Rapimnas yang memberhentikan sementara SDA sebagai Ketua Umum. Sebagai gantinya Emron pun ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum. (ba/detik.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL