jokowi-tawaf-umrahJakarta, LiputanIslam.com–Setelah merebaknya foto hoax (hasil editan) yang seolah menunjukkan kesalahan Jokowi dalam menggunakan pakaian ihram, pembelaan pun datang dari KH Hasyim Muzadi (mantan Ketua Umum PBNU). KH Hasyim yang juga mendampingi Jokowi dalam menunaikan umroh menyesalkan hal itu dan meminta agar serangan dan fitnah terhadap pasangan capres/cawapres dihentikan.

“Astagfirullahaladzim. Orang sedang beribadah pun jadi ajang fitnah. Semoga Allah SWT mengampuni orang-orang yang menebar fitnah ke Pak Jokowi,” kata Hasyim sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (8/7/2014).

Selain pakaian ihram, sebagian orang juga menyerang Jokowi dengan pertanyaan, ibadah umrah kok cuma dua hari? Karena singkatnya masa umrah, Jokowi dinilai sedang melakukan pencitraan oleh sebagian pihak.

Menurut  KH. Hasyim Muzadi,  ibadah umrah berbeda dengan ibadah haji dalam hitungan waktu.

“Umrah bisa dilakukan hanya dalam waktu tiga jam, sedangkan ibadah haji bisa dilakukan hingga tiga minggu,” kata Hasyim.

KH Hasyim menyebutkan, ibadah haji banyak melakukan prosesi wajib tidak hanya di kabah, melainkan di beberapa titik. Sedangkan umrah hanya di sekitaran kabah.

Sebelumnya, politisi PKS mengeluarkan pernyataan menyudutkan Jokowi. Menurut Fahri, keberangkatan Jokowi untuk menjalankan ibadah adalah pencitraan.

“Saya berhak punya komen, pencitraan ini sudah melelahkan. Jangan diisi lagi pencitraan, tapi konsolidasi masing-masing agar tak merasa dicurangi,” kata Fahri di Gedung DPR Jakarta, Senin (7/7), seperti dikuti JPNN.

Jokowi sedang mengoleskan balsem cair ke kaki KH Hasyim Muzadi

Jokowi sedang mengoleskan balsem cair ke kaki KH Hasyim Muzadi

Politikus PKS itu juga menyebut pakaian Ihram yang dikenakan Jokowi saat ibadah umroh tidak sesuai syariat.

“Seperti lagi ramai, masa pakaian ihramnya sebelah kiri. Kalau ada polisi agama diseret itu. Kalau sudah niat, lalu pakaian ihram harus di kanan. Ini soal pencitraan harus dikurangi saat minggu tenang,” sindirnya.

Kemudian terbukti bahwa foto kain ihram yang terbalik itu adalah hasil rekayasa photoshop.

Sementara itu, kubu Jokowi menyatakan bahwa ibadah umrah yang dilakukan Jokowi justru menunjukkan bahwa Jokowi benar-benar umat muslim. Selama ini beredar kampanye hitam yang menyebutkan Jokowi non-muslim.

“Sehingga kalau dulu ada fitnah bahwa Jokowi beragama Kristen, terbantahkan,” kata Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia, Faozan Amar dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (8/7/2014).

Fauzan juga menyayangkan beredarnya foto Jokowi yang salah mengenakan pakaian umrah. menurutnya, foto tersebut merupakan hasil editan dan bukan foto sebenarnya.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL