prabowo sda

Foto: detik.com

Jakarta, LiputanIslam.com — Majelis Syariah PPP menganulir keputusan Suryadharma Ali (SDA) yang menyatakan berkoalisi dengan Prabowo. Namun ini tak menjadi penghalang bagi SDA untuk tetap melanjutkan komunikasi dengan Prabowo.

“Pendekatan masih tetap akan berlanjut,” kata Suryadharma Ali di markas PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2014).

Pada rapat pleno yang digelar di markas PPP, Ketua Majelis Syariah KH Maimun Zubair membacakan fatwa yang menganulir seluruh keputusan yang diambil SDA selama berkonflik dengan kubu Sekjen Mohammad Romahurmuziy.

Di antara dua keputusan yang dibuat SDA saat itu, salah satunya dengan menjalin koalisi dengan Gerindra untuk mengusung Prabowo sebagai capres. Namun, dengan adanya fatwa tersebut, keputusan ini tak berlaku.

Sebelum fatwa ini dikeluarkan SDA kerap terlihat dalam beberapa pertemuan dengan Prabowo. Terakhir dalam kunjungan ke Ponpes Al Anwar di Rembang, Jateng, yang dikelola KH Maimun Zubair alias Gus Mun ini.

Berikut fatwa KH Maimun Zubair yang menyatakan PPP belum menyatakan berkoalisi dengan partai mana pun:

Dalam hal Pemilu Presiden 2014, DPP belum menyatakan adanya koalisi dengan partai politik mana pun. Penentuan koalisi harus ditetapkan melalui Rapimnas sebagaimana amanat Mukernas II di Bandung, tanggal 7 – 9 Februari 2014.

PPP juga belum menentukan calon presiden dan calon wakil presiden. Penentuan capres dan cawapres juga harus ditetapkan melalui Rapimnas sebagaimana amanat Mukernas II di Bandung, tanggal 7 – 9 Februari 2014.

Langkah-langkah strategis harus dikonsultasikan dengan Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, dan Majelis Mufakat. Apa yang saya sampaikan Ini merupakan bentuk keprihatinan kiai, kader-kader dan semua simpatisan partai hingga lapisan bawah. Saya benar-benar menekankan kepada pimpinan partai untuk secepatnya mengambil langkah-langkah islah ini. (ba/detik.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL