foto: kompas.com

foto: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com–KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) akan mengklarifikasi laporan harta kekayaan capres Prabowo Subianto dan cawapres Hatta Rajasa, hari ini, Rabu (25/6/2014). Sementara pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan menjalani klarifikasi pada Kamis (26/6/2014).

Hal ini sesuai Pasal 5 huruf f dan Pasal 14 Ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, yang menyatakan bahwa calon presiden dan wakil presiden wajib melaporkan hartanya ke KPK. Selanjutnya, KPK akan menguji kebenaran laporan harta tersebut.

Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, sebagaimana dikutip Kompas, kedatangan para peserta Pemilu Presiden 2014 ke KPK untuk klarifikasi laporan harta kekayaan ke KPK merupakan kali pertama terjadi. Lima tahun lalu, petugas KPK yang mendatangi para capres dan cawapres di kediaman masing-masing.

Selain itu, lembaga antikorupsi itu juga menghimpun masukan dari masyarakat mengenai harta kekayaan capres dan cawapres.

“KPK mengundang masyarakat apabila tahu atau peroleh informasi tolong disampaikan ke KPK,” ujar Johan.
“Ini agak berbeda karena KPK membuka ruang kepada publik untuk partisipasi memberikan informasi yang berkaitan dengan kekayaan capres dan cawapres jadi tidak sekadar klarifikasi saja tetapi KPK punya informasi dari masyarakat,” tambahnya.

Hasil uji kebenaran laporan harta kekayan capres dan cawapres ini nantinya akan disampaikan KPK kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pengumuman publik atas hasil pemeriksaan tersebut dijadwalkan pada 1 Juli 2014.

Jika ditemukan laporan harta yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, kata Johan, KPK menyerahkan tindak lanjutnya kepada KPU. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL