JK Jkw YoutubeJakarta, LiputanIslam.com – Sejak kemarin beredar secara masif sebuah video di media sosial, yang mengungkap bahwa JK melarang Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Dalam video berdurasi 3 menit 39 detik tersebut, JK berkata “…jangan gara-gara dia [Jokowi] terkenal di Jakarta, lalu dicalonkan presiden. Bisa masalah negeri ini, bisa hancur negeri ini…”.

Tangapan PDIP datar-datar saja, dikatakan bahwa pernyataan JK itu sudah tak berlaku. “Saya belum melihat, tapi itu pernyataan JK spontan pada awal-awal Jokowi memimpin dan membenahi DKI,” kata politisi PDIP Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/5/2014) seperti dilansir Tribunnews.com.

Tjahjo mengatakan setelah satu tahun Jokowi memimpin Jakarta, pemikiran Jusuf Kalla terhadap mantan walikota Solo itu juga telah berubah. “Waktu ketemu Jokowi, [mereka] sepakat untuk membangun bangsa ,” katanya.

Menurut Tjahjo, PDIP tidak mempermasalahkan pernyataan JK tersebut. “Nggak ada masalah. Statment itu sudah enggak berlaku,” imbuhnya.

Tentu saja akibat pernyataan JK itu, kubu anti-Jokowi seolah mendapatkan “senjata” baru. Mereka beramai-ramai mem-bully Jokowi dengan berbagai komentar pedas.

“Seluruh rakyat Indonesia setuju dengan pernyataan Jusuf Kalla. Indonesia akan hancur bila dipimpin oleh presiden uji coba seperti Jokowi, “ tulis akun @rossooke.

“Menurut saya, itu statement jujur dari Pak JK sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap masa depan bangsa dan negara Indonesia, “ tulis akun @NurPrimawira.

Emang gitu kok Jokowi, setelah memimpin Jakarta hampir dua tahun apakah tidak banjir lagi di Jakarta? Apakah kemacetan sudah teratasi? Kasih dulu bukti, baru nyapres! Ane rasa JK juga haus kekuasaan,” serang akun @Carolus Magnus.

Lantas, bagaimana tanggapan JK? Akhirnya Husain Abdullah, Juru Bicara Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) angkat bicara.

“Komentar Pak JK itu sudah lama, ketika satu-dua bulan Jokowi jadi gubernur DKI. Waktu itu nama Jokowi dengan cepat masuk bursa capres, sehingga mengundang perhatian,” kata Husain.

Menurutnya, kalaupun pernyataan itu benar atau bukan editan yang dimuat sepenggal-sepenggal, maka pernyataan itu sudah tidak relevan lagi saat ini.

“Situasi ketika Jokowi baru menjabat Gubernur DKI, dengan prestasi yang dicapainya sekarang setelah hampir dua tahun menjabat, harus diakui secara jujur sudah sangat berubah atau berbeda dibanding dengan saat baru dua bulan menjabat,” papar Husain.

“Coba Anda tanya sekarang JK bagaimana pendapatnya tentang Jokowi, tentu berubah seiring dengan capaian prestasi Jokowi,” tambahnya.

Husain juga menyebutkan, JK tidak pernah meragukan kualitas Jokowi, sehingga JK-lah orang pertama yang mengusulkan kepada Megawati Soekarnoputri untuk mengusung Jokowi menjadi calon gubernur DKI. (fa/LiputanIslam.com)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL