jokowi-prabowoJakarta, LiputanIslam.com–Hasil quick count pemilu legislatif menunjukkan bahwa koalisi tidak mungkin dihindari. Tiga partai yang meraih suara terbesar, PDIP, Golkar, dan Gerindra sama-sama tidak memiliki kemampuan untuk membentuk pemerintahan tanpa koalisi karena perolehan suara mereka yang di bawah target. Sinyal-sinyal ‘berbaikan’ pasca saling kritik dalam kampanye pun mulai bermunculan.

Bakal capres PDIP Joko Widodo mengungkapkan, dia sudah bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, bahkan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo. “Sudah ketemu semua. Biasanya tengah malam,” jelas Jokowi di depan rumah dinas gubernur DKI Jakarta, Taman Suropati No. 7, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/4).

Jokowi sempat kikuk ketika ditanyai kapan bertemu dengan Prabowo. Sebab beberapa waktu ini sempat terjadi saling serang politik antara mereka berdua. “Ketemu kok dua bulan lalu sama Pak Ahok juga, ngobrol banyak bertiga,” katanya.

Namun ketika ditanyai apa yang dibicarakan dengan Prabowo, Jokowi hanya diam. Ia malah mengatakan, sering melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Ngomongin masalah kaitan dengan situasi politik paling akhir dan etape kedua,” tutupnya.

Dari pihak Prabowo pun sinyal koalisi juga sudah muncul. “(Koalisi dengan PDIP) kenapa tidak? Bangsa Indonesia butuh partai yang baik dan saya pikir PDIP baik dan diisi oleh tokoh-tokoh yang nasionalis,” kata Prabowo di Kantor DPP Gerindra, Rabu (9/4).(dw/merdeka.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL