Jokowi JKJakarta, LiputanIslam.com –Terkait tragedi kemanusiaan Palestina yang semakin menggila dengan adanya serangan Israel yang bertubi-tubi, Jokowi menggelar konferensi pers khusus untuk memberikan pernyataan. Jokowi mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan nyata atas tragedi yang menewaskan puluhan warga sipil Palestina itu.

“Saya menyerukan PBB untuk mengambil langkah cepat untuk menghentikan serangan Israel ke Palestina,” ujar Jokowi di Media Center JKW4P di Jalan Cemara Nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Juli 2014 seperti dilansir Republika.

Jokowi juga menyerukan pada negara-negara lain untuk menggalang dukungan pada Palestina dengan cara bersama-sama menekan pemerintah Israel untuk menghentikan aksi kejam mereka. Ia mengatakan, serangan yang dilakukan Israel ke Gaza hingga menewaskan puluhan warga Palestina merupakan tindakan pelanggaran HAM. Karenanya, pembunuhan massal yang terjadi di negeri tersebut tak boleh dibiarkan.

“Kami dengan hormat memberikan dukungan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berperan aktif membela Palestina di forum-forum internasional,” tambah Jokowi.

Jokowi menilai, Palestina memiliki arti penting bagi bangsa Indonesia. Sebab, Palestina adalah salah satu negara Arab yang mendukung dan mengakui kemerdekaan Indonesia. Ia juga akan segera bertemu dengan duta besar Palestina untuk menyampaikan dukungan langsung pada mereka.

 indonesia-palestineSumbangan Dana Kampanye Untuk Palestina

Sementara itu, di kediamannya, Jusuf Kalla (JK) mengatakan, setelah tahapan proses pemmilihan Presiden (Pilpres) ini selesai, pihak Jokowi-JK akan membantu masyarakat Palestina. Sumbangan yang diterima untuk dana kampanye akan dialihkan ke sana. Total dana terkumpul untuk pemenangan kandidat capres cawapres tersebut sebesar Rp 295 miliar.

“Sebenarnya bukan hanya Palestina, Indonesia juga banyak masalah. Namun, setelah proses ini selesai, kami Insya Allah akan membantu warga Palestina,” kata JK.

Dia menambahkan, dengan adanya bantuan ini, ia juga akan berupaya mengurangi beban masyarakat di Indonesia ke depannya. Sebab, hal tersebut dianggap sebagai tugas dan tanggung jawab Jokowi-JK jika keduanya diberi mandat oleh rakyat.

“Kami akan membuka Kedutaan Besar RI (KBRI) di Palestina, agar bisa lebih mudah mengawal proses perdamaian mereka,” ujarnya. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL