Jokowi dan Anies

Jokowi dan Anies

Cirebon, LiputanIslam.com –Salah satu gagasan Joko Widodo, calon presiden nomor urut dua dalam bidang pariwisata adalah mengintegrasikan pariwisata Cirebon dengan Bandung. Mengapa?

Menurutnya, Cirebon memiliki potensi industri kreatif di bidang batik yang merupakan warisan budaya, sayangnya industri batik asal Kota Udang itu belum banyak dikatikan dengan pariwisata.

Integrasi yang dimaksud Jokowi ialah mendorong wisatawan dari Bandung agar melanjutkan perjalanan wisatanya ke Cirebon untuk mengunjungi sentra batik. “Sehingga industri batik akan makin berkembang kalau sering dikunjungi. Produksi makin bagus,” ucapnya seperti dilansir Republika, 18 Juni 2014.

Agar makin berkembang, hal lain yang harus dilakukan yakni memodernisasi batik. Artinya, pengrajin harus mengembangkan pola, desain, dan pengemasan batik agar nampak makin menarik.

Jokowi juga  memuji Toko Pesona Batik yang dikunjunginya. Toko yang memiliki luas 120 meter tersebut didesain dengan nuansa tradisional. Batik-batik dipajang dan ditata sedemikian rupa sehingga menarik.

Dalam kunjungannya ke Cirebon Jokowi juga menginginkan pengembangan Industri Kreatif seperti industri game dan animasi. Menurutnya negara harus terlibat untuk penguatan industri yang didominasi oleh anak muda tersebut.

Juru bicara Jokowi-JK, Anies Baswedan menambahkan bahwa dengan penguatan industri kreatif, artinya negara menghormati kreativitas anak muda.

“Industri kreatif didominasi anak muda yang identik dengan terobosan-terobosan. Ini yang harus didukung oleh negara dalam pengembangannya.”

Pada tahun 2013, Indonesia kedatangan wisatawan mancanegara sejumlah 8,8 juta orang. Sedangkan negara tetangga Singapura, dikunjungi oleh 15 juta wisatawan kendati luas negaranya hanya 697 km2,  sedikit lebih luas dari Jakarta. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL