jk istri

Foto: log.viva.co.id

Bandung, LiputanIslam.com— Usia 72 tahun, Jusuf Kalla tetap nyalon. JK, demikian sapaan akrabnya, mengaku masih berada dalam kondisi sehat, dan siap untuk berpartisipasi dalam kompetisi Pilpres 9 Juli mendatang. Dalam sambutannya di Rapimnas KNPI, pasangan dari capres Joko Widodo ini menyinggung sejumlah hal mulai dari baret hingga hidup tanpa istri.

Tanpa teks, hal pertama yang ia sampaikan adalah mengenai mekanisme penanganan konflik di berbagai wilayah di Indonesia.

“Untuk menyelesaikan konflik, tidak perlu bintang atau baret,” ujar JK di depan ratusan peserta Rapimnas KNPI. JK menyatakan, dia pernah terlibat dalam upaya penyelesaian konflik di Aceh dan Poso. Meski begitu, JK juga menekankan mengenai perlunya peran aparat dalam penyelesaian konflik.

“Jangan lupa tentara dan Polri untuk menyelesaikan masalah itu. Kita memerlukan tentara dan Polri yang kuat,” ujarnya

Lalu, JK berbicara mengenai keinginannya untuk pensiun dari dunia politik namun di satu sisi juga memiliki keinginan untuk melakukan harmonisasi kepada golongan muda. JK lantas menyinggung mengenai tiga jenis pengkategorian umur, yakni umur kalender, umur biologis dan terakhir umur semangat.

“Kalau umur biologis itu, contohnya yang masih muda ada yang sudah gampak capek. Yang paling penting itu adalah umur semangat,” katanya.

Menurut JK umur semangat menitikberatkan pengukuran kepada besarnya semangat yang dimiliki seseorang, meskipun orang itu sudah berumur. Namun untuk tetap semangat di usia senja memerlukan syarat. Katanya, salah satu rahasia untuk bisa tetap sehat diumur senja adalah olah raga teratur, dan selalu dilayani dengan baik oleh istrinya, Mufidah.

“Juga yang perlu ditambahkan di sini adalah istri yang baik. Kalau tidak ada istri ya bahaya. Tapi kita tidak membutuhkan untuk berdebat terus. Yang penting adalah bekerja,” ucapnya disambut tawa hadirin, Rabu (28/5/2014) seperti yang dilansir Merdekacom.

Cawapres Jokowi itu dalam pembukaannya menyampaikan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda tujuan tapi tetap satu jua. Lalu JK menunjuk lambang Garuda yang ada di ruangan tersebut. Tak lupa dia menunjuk foto Presiden SBY dan Wakilnya Boediono.

“Foto saya dulu pernah dipajang di sini, “ katanya sambil menunjuk foto Boediono. “Oktober nanti semoga foto saya kembali ada di sana,” ujarnya berkelakar.

Dialog kebangsaan JK rencananya akan berakhir pukul 11.00 WIB. Dari jadwal yang diterima pukul 11.00 WIB kemudian dialog akan dilakukan Capres Prabowo Subianto. (ba/LiputanIslam.com)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL