foto: kompas

foto: kompas

Pontianak, LiputanIslam.com — Dukung kemerdekaan Palestina, dukung Palestina menjadi anggota penuh di PBB, dan perlu menempatkan perwakilan diplomatik di Palestina, itulah komitmen Jokowi, capres nomor urut dua.

Menurutnya, hal itu merupakan wujud dukungan Indonesia kepada Palestina seperti yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945.

“Dalam Konstitusi kan sudah jelas dan tegas disampaikan kita mendukung penuh Palestina dan itu artinya kita otomatis bangun kedutaan di sana. Sudah saya katakan jangan ragu-ragu beri dukungan,” ujarnya di Pontianak, seperti dilansir Metrotvnews, Selasa 24 Juni 2014.

Bahkan Jokowi sempat bercerita bagaimana kedekatannya dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N Mehdawi. Oleh sebab itu, kata dia, tidak ada alasan untuk tidak mendukung kedaulatan Palestina.

“Coba tanyakan pada Yang Mulia Fariz N Mehdawi, dia sudah berteman berapa lama dengan Jokowi, tanya apa mereka pernah kirim tim sepak bolanya ke Solo?” tuturnya.

Hingga saat ini, Indonesia belum memiliki perwakilan diplomatik di Palestina. Segala urusan yang berhubungan dengan Palestina ditangani Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ibu Kota Amman, Yordania, dan Ibu Kota Kairo, Mesir.

Senada dengan Jokowi, Jusuf Kalla juga mengatakan, Palestina adalah negara yang wajib dibantu karena sudah mengalami konflik berkepanjangan berskala internasional.

“Sebagai negara muslim terbesar, maka harus lebih keras lagi untuk membantu penyelesaian. Begitu selesai, kita akan buka kedutaan di Ramallah, bikin kedutaan di Palestina,” kata JK saat kampanye di Banten, seperti dilansir Kompas.

Meski demikian, rakyat Indonesia memiliki kepedulian yang tinggi terhadap Palestina. Terbukti, dengan berdirinya RS Indonesia di Gaza yang murni berasal dari donatur rakyat Indonesia. Awalnya, dengan gerakan Rp. 20.000 per orang yang digagas MER-C, bangunan RS berhasil didirikan.

Kini MER-C kembali meluncurkan dan mengajak rakyat Indonesia untuk bergabung dalam gerakan Rp. 50.000 per orang untuk penyediaan alat kesehatan RS Indonesia. Cukup 1,2 juta orang yang menyumbang agar RS Indonesia dapat segera bermanfaat bagi masyarakat korban perang di Jalur Gaza.

Donasi untuk RS Indonesia bisa disalurkan melalui:

BNI Syariah, 081.119.2973

BSM, 700.135.2061

BCA, 686.015.3678

BMI, 301.00521.15

BRI, 033.501.0007.60308

an. Medical Emergency Rescue Committee

Atau melalui:

iB Hasanah Card dari BNI Syariah

Hubungi BNI Call Center 500046 (ba)

 

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL