indonesia_suswonoJakarta, LiputanIslam.com – Kader PKS yang menjabat Menteri Pertanian, Suswono, menyatakan partai ini tetap akan mendukung pasangan presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Pernyataan ini dikemukakan terkait beredarnya video yang merekam pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo yang menyebutkan adanya pemecatan 73 pegawai beragama Kristen di Kementerian Pertanian.

“Video itu di luar masalah pilpres. Soal dukungan ke Prabowo, kami akan tetap mengawal pemenangan Prabowo,” ujar Suswono, Selasa (3/6/2014).

Meski demikian, Suswono mengaku ingin membuat klarifikasi langsung langsung kepada Hashim yang juga merupakan adik Parbowo tersebut. Suswono berpendapat bahwa masalah akan selesai apabila Hashim mengakui ada kesalahan informasi yang membuatnya mengeluarkan pernyataan mengenai pemecatan puluhan pegawai Kristen itu.

Suswono berharap dalam waktu dekat dapat bertemu langsung dengan Hashim. Sejauh ini, dia mengaku belum berpikir akan mengambil langkah hukum atas pernyataan Hashim yang diunggah di laman YouTube tersebut.

“Saya hanya butuh penjelasan dan klarifikasi dari beliau apa betul itu suara beliau. Apa benar beliau meyakini hal itu (pemecatan berdasarkan agama) dan sumber dari mana?” kata Suswono. Dia menyebutkan keinginannya ini yang kemudian dia susul dengan pemaparan soal mekanisme promosi jabatan bagi para pejabat di lingkungan kementeriannya.

Untuk pejabat eselon I, kata Suswono, pemilihan langsung dilakukan oleh pejabat eselon II yang memberikan tiga nama kepada menteri. Tiga nama yang paling banyak didukung nantinya akan diajukan ke Tim Penilai Akhir (TPA) yang diketuai oleh Wakil Presiden Boediono.

Adapun untuk pemilihan pejabat eselon II, Suswono menjelaskan bahwa pejabat eselon I memberikan usulan kepada sekretaris jenderal. Lalu, Menteri Pertanian yang akan memilih pejabat eselon II itu.

Namun, Suswono mengatakan, kementeriannya menyiapkan format pemilihan baru untuk eselon II mulai 2013. “Kami sudah merancang sejak tahun lalu, mekanisme lelang. Jadi, tidak benar ada pengangkatan berdasarkan agama,” ujarnya.

Sementara itu, untuk pemecatan, Suswono mengakui banyak pegawai Kemementerian Pertanian yang dipecat. Namun, ujar dia, pemecatan dilakukan karena kinerja buruk dari pegawai tersebut, misalnya karena kerap membolos. “Bukan karena faktor agama,” ujar Suswono.

Justru, kata Suswono, mayoritas pegawai kementeriannya yang dipecat beragama Islam. “Bahkan, kalau mau dihitung, yang saya pecat itu (mayoritas) orang Islam. Tapi, ini kan wajar karena di Indonesia mayoritas Muslim, di mana-mana juga pasti begitu,” ujarnya. (mm/kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL