Form C1

Form C1

Sampang, LiputanIslam.com — AS Laksana, seorang kolumnis yang aktif menulis di berbagai media, menyatakan kecurigaannnya atas kejanggalan form C1 di Sampang, Jawa Timur. Di akun Facebook miliknya ia mempertanyakan apakah ada manipulasi pada proses penghitungan suara.

“Teman-teman di Sampang, ini kasus ajaib dari desa Ketapang Barat, Ketapang, Sampang, Jawa Timur. Ada 17 TPS di desa itu dan tidak ada satu orang pun di sana memilih Jokowi. Saya sudah mengecek secara acak di situs KPU–TPS 1, 9, dan 14–dan memang suara untuk Jokowi adalah nol gundul. Apakah ada atau tidak ada manipulasi di 17 TPS tersebut?” Tulisnya.

Scan C1 bisa dilihat di sini : http://pilpres2014.kpu.go.id/c1.php.

Dari 17 foto scan C1 yang diunggah, memang suara untuk pasangan capres-cawapres nomor urut dua adalah kosong, alias tidak ada seorang pun pemilih di 17 TPS tersebut yang mencoblos Jokowi-JK. Keanehan lainnya, tidak ada tanda tangan saksi dari kedua kubu.

Selain di Sampang, kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Bangkalan. Seperti laporan Liputan6, Minggu, 13 Juli 2014, di Bangkalan juga tidak ada suara untuk pasangan Jokowi-JK.

Juru bicara tim pemenangan Jokowi-JK, Ferry Musyidan Baldan mengatakan, suara nol untuk Jokowi-JK tidak mungkin terjadi. Sebab, sebagian warga Bangkalan dan Sampang adalah kader PKB yang notabene mendukung pasangan nomor urut 2 itu. Selain itu ada kaum nahdliyin yang bersimpatik pada Jokowi-JK serta relawan dan Ansor.

“Jadi kalau suara untuk Jokowi-JK sama sekali kosong atau nol, saya kira itu mustahil. Jika muncul dugaan adanya kecurangan, wajar saja,” lanjut Ferry. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL