PKS Dukung serangan AS ke Suriah

PKS Dukung serangan AS ke Suriah

Oleh: Khairun Fajri Arief

Kemarin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku heran gerakan ISIS tiba-tiba muncul dengan cepat begitu saja dan menjadi kuat. Gerakan itu mencuat bersamaan dengan pecahnya peperangan antara Israel dan Palestina.

“Jangan-jangan untuk mengalihkan pemberitaan di Gaza yang sedang dibantai penjajah zionis, kan begitu, boleh jadi kan begitu dugaannya,” kata Aher (Kompas, 6 Agustus 2014).

Hal ini sungguh mengherankan. Bukankah keberadaan ISIS ini tidak  bisa dilepaskan dari konflik Suriah dan mobilisasi masa yang dilakukan ulama-ulama semacam Yusuf Qardhawi pada saat itu demi menjatuhkan Bashar Al-Assad?

Saat mobilisasi kejadian tersebut, sudah banyak yang memberi tahu bahwa perang ini adalah perang imperialisme Amerika dengan memakai tangan Qatar, Saudi dan Turki. Sudah banyak juga yang memberi tahu  bahwa yang akhirnya terjun ke lapangan selain ISIS adalah Al- Qaeda plus teman-teman Ahmad Heryawan juga dari Mesir, Qatar dan Turki – yang terafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.

Pada saat kejadian Suriah itu, kami masih ingat kok bahwa yang paling ganas teriakannya mendukung ISIS, Al Qaeda dan FSA di suriah adalah kader PKS melalui Website PKS Piyungan, Dakwatuna, Bersama Dakwah yang bahu membahu menyebarkan informasi manipulatif dan foto palsu bersama Arrahmah.com dan VOA Islam.

Baru kemarin rasanya kita melihat kader-kader PKS mengecam semua orang yang mengkritik mobilisasi Yusuf Qardhawi itu dengan sebutan “Syiah” atau bahkan “Bukan Islam”. Kami masih ingat bagaimana kader-kader PKS menyebut Syaikh Al-Azhar dengan kata-kata kasar atau bahkan sebagian lagi menyebut Al Syahid Said Ramadhan Al-Bhuti dengan kecaman paling kasar dan mengecam Syaikh Ahmad Hassoun dengan sebutan “Budak Pemerintah”.

Dan sampai sekarang saya masih ingat jelas bahwa kader-kader PKS jugalah yang menyebut Pimpinan MER-C pak Joserizal Jurnalis dengan panggilan Syiah hanya karena tidak ikut mengutuk Bashar Al-Assad. Sudah lupakah bahwa semua ini diawali dari sana?

Saya masih ingat bahwa ekstremis ini muncul tidak sendiri, bahwa kalianlah: kader PKS, yang ikut memberi basis legitimasi ISIS itu muncul di Indonesia. Kalianlah yang dulu membelanya, Syaikh kalianlah yang dulu mendorong kemunculannya, Syaikh Qardhawi pula yang berterima kasih atas bantuan persenjataan Amerika dan bantuan keuangan puluhan juta dolar, Syaikh Qardhawi juga yang memfatwakan halalnya darah Syaikh Al-Buthi dan semua orang yang tidak mengecam Bashar Al Assad.

Ya, saya masih ingat jelas bagaimana kawan-kawan PKS saya di Lampung menyebut ISIS dengan panggilan Mujahidin dan seorang kawan saya lainnya berharap ISIS bersama Al-Qaeda menjadi pelopor jihad sedunia. Sembari disaat yang sama kalian membuat daftar kesesatan semua orang mulai dari Ustadz Mudzakir yang Wahhabi, Muhsin Labib (dosen)  yang  Syiah dan Dina Y. Sulaeman (pengamat Timur Tengah) yang Muhammadiyah, hanya karena tidak mendukung mobilisasi ala Yusuf Qardhawi? Ya kalianlah, kader PKS yang ikut memberi ISIS legitimasi di Indonesia.

 

__________
Redaksi menerima sumbangan tulisan untuk rubrik Opini. Silahkan kirimkan ke redaksi@liputanislam.com.

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL