SholatOleh: Ahmed Zain Oul Mottaqin

Apa hubungan konflik Suriah dengan maulid Nabi Muhammad Saw?

Mungkin Anda bingung apa korelasinya antara peringatan maulid Nabi Muhammad Saw dengan fakta lapangan antara blok-blok yang bertikai di Suriah.

Semua sangat berhubungan. Silakan lihat peta konflik Suriah yang saya sederhanakan dalam tiga point singkat dibawah ini biar jelas benang merah antara negara-negara pro vs anti teroris takfiri Suriah dan apa kaitannya dengan maulid Nabi Muhammad Saw, pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah dan Bank Zionis Rothschild.

1. Hanya tiga Negara di Timur Tengah yang tidak menjadikan maulid Nabi Muhammad Saw sebagai hari libur nasionalnya. Coba tebak? Mereka adalah Israel, Arab Saudi dan Qatar. Dan bukan hal yang mengejutkan ternyata ketiga negara ini adalah para sponsor utama puluhan ribu teroris asing di Suriah.

Beginilah cara negara-negara Wahabi dan Yahudi “menghargai” hari kelahiran Rasulullah.

2. Tiga negara utama sponsor pemberontak Suriah yaitu Arab Saudi, Qatar dan Turki adalah negara-negara yang memiliki pangkalan-pangkalan militer ASdi negaranya. Berbeda dengan koalisi tiga negara anti-Teroris Suriah yaitu Suriah, Iran dan Rusia yang faktanya tidak memiliki satupun pangkalan militer AS di negaranya. Apa masih kurang jelas?

3. Koalisi tiga negara sponsor pemberontak Suriah yaitu Turki, Arab Saudi dan Qatar memiliki Bank Central milik Zionis Rothschild di negaranya. Sedangkan tiga negara Anti-Teroris Suriah yaitu Rusia, Iran dan Suriah tidak memiliki Bank Central Rothschild bahkan menolak keras kehadiran Rothschild sebagai pengelola moneter di negaranya.

Masih bingung membedakan antara haq dan bathil di Suriah? Masih sibuk menjalankan misi zionis dengan berteriak-teriak ini konflik Sunni vs Syiah? Selamat! Anda masuk dalam permainan zionis sementara Anda merasa sedang berdakwah. Dan siapakah yang lebih merugi daripada “orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (Al-Kahfi 104)

Kenyataan memang pahit bagi orang-orang yang terbiasa hidup dalam propaganda. Semoga kita tidak termasuk ke dalam orang-orang yang Allah sebut sebagai “kal an’am balhum adho, bagaikan binatang ternak bahkan lebih buruk lagi”. Oleh karena mereka memiliki mata tapi tidak digunakan untuk melihat, memiliki telinga tapi tidak digunakan untuk mendengar. (LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL