rioBaku, LiputanIslam.com–Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Baku, Minggu (19/6/2016) malam WIB, Rio mengakhiri balapan di posisi ke-18. Itu artinya, ia finis satu posisi di belakang ketika ia memulai balapan. Kekalahan ini akibat insiden di lap pertama. Kendati begitu, Rio masih bisa melihat sisi positif dari balapan akhir pekan kemarin.

Rio sesungguhnya menjalani sesi kualifikasi dengan baik. Ia unggul atas rekan satu timnya, Pascal Wehrlein, serta pebalap McLaren, Jenson Button. Namun, lantaran tersenggol di lap pertama, ia harus masuk pit untuk mengganti sayap depan dan hidung mobilnya, yang mana membutuhkan waktu cukup lama.

Insiden di lap pertama itu cukup mengganggu momentum Rio. Hal tersebut pun diakui oleh race director Manor, Dave Ryan.

“Balapan Rio hancur pada beberapa ratus meter pertama ketika mobil milik Haas membuatnya melebar mengenai dinding. Itu membuatnya terpaksa masuk pit untuk jangka waktu yang lama untuk mengganti sayap depan dan hidung mobilnya,” ujar Ryan.

Karena membutuhkan waktu yang cukup lama di pit, Rio pun kembali ke lintasan dengan posisi yang cukup tertinggal jauh dari pebalap lainnya.

Rio tentu saja kecewa. “Saya pikir, semua orang berharap untuk bisa memanfaatkan situasi hari ini. Jadi, kami semua sudah bersiap untuk meresponsnya jika kesempatan itu muncul.”

“Pada akhirnya, kesempatan seperti itu tidak datang. Balapannya sendiri cukup straightforward.”

“Tapi, saya lebih memilih untuk fokus ke sisi positifnya. Saya menjalani sesi kualifikasi dengan baik dan saya berhasil finis, jadi itu bagus,” kata Rio. (ra/detik.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL