neymarBrasilia, LiputanIslam.com, –Tuan rumah Brasil memenuhi ekspektasi publik setelah tampil sempurna mengalahkan wakil Afrika Kamerun 4-1. Dalam pertandingan terakhir ddi Grup A, bertanding di Estadio Nacional Brasilia, Selasa (24/6)pagi WIB, Brasil tampil sempurna.

Penyerang bintang Barcelona, Neymar Jr, menyumbang dua gol yang dicetak masing-masing pada menit 17 dan 35.Pencetak dua gol lainnya bagi Brasil adalah Fred dan Fernandinho, masing-masing pada menit 49 dan 86. Sementara itu, Kamerun hanya bisa menyarangkan sebiji gol pada menit 26 lewat gelandang Joel Matip.

Dengan hasil ini, pada babak 16 besar, Brasil akan menghadapi runner up Grup B Chile.

Meksiko Dampingi Brasil

Masih di Grup A, Meksiko berhasil melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2014 mendampingi Brasil setelah mengandaskan Kroasia 3-1. Namun kemenangan ini tak cukup untuk mengantarkan mereka jadi juara grup.

Berlaga di Arena Pernambuco, Selasa (24/6/2014) dinihari WIB, Meksiko dan Kroasia sempat bertarung sengit hingga pertengahan babak kedua. El Tri kemudian menemukan momentum lewat gol Rafael Marquez, yang disusul torehan Andres Guardado tiga menit berselang.

Satu gol tambahan dari Javier ‘Chicharito’ Hernandez membawa Meksiko kian menjauh, sementara Kroasia hanya mampu membalas satu gol lewat Ivan Perisic. Makin ironis untuk Kroasia ketika Ante Rebic diusir wasit di penghujung laga.

Dengan hasil ini, Meksiko mengemas nilai tujuh dan lolos dari fase grup. Namun mereka kalah selisih gol dari Brasil. Pada babak perdelapan final, Meksiko akan menghadapi juara Grup B, Belanda.

Belanda Juarai Grup B

belandaDi Grup B, Belanda mengakhiri pertandingan grup dengan hasil sempurna. Setelah sebelumnya mengalahkan Spanyol dan Australia, dalam pertandingan penentuan di grup ini, Belanda membuktikan diri lebih perkasa dengan mengalahkan Chile 2-0 di Arena Corinthians, Sao Paulo, dini hari WIB.

Pertandingan kedua tim berlangsung sangat ketat. Sampai menit 74, tidak ada gol yang tercipta. Gol-gol Belanda baru tercipta di 15 menit terakhir laga dan semuanya dicetak pemain pengganti Belanda, yakni Leroy Fer serta Memphis Depay.

Kemenangan 2-0 membuat De Oranje mengumpulkan nilai sempurna dari tiga laga dan berhak finis sebagai juara grup, unggul tiga angka dari Chile di posisi kedua.

Di pertandingan lain Grup B yang sudah tidak menentukan, dua tim yang sudah dipastikan tersingkir, Spanyol dan Australia saling berhadapan. Dalam pertandingan ini, Spanyol kembali menampilkan gaya “tiki-taka” yang menjadi siri khasnya.

Gaya ini terlihat masih terlihat ampuh, ketika Spanyol menciptakan tiga gol yang semuanya dirancang lewat umpan satu dua yang menjadi khas filosofi sepak bola menyerang Spanyol itu ke gawang Australia pada laga terakhir mereka di Grup B di Arena da Baixada, Curitiba, malam ini.

Dua gol Spanyol itu diciptakan oleh dua pemainnya yang bermain di Liga Utama Inggris, sedangkan gol perdana mereka tercipta pada babak pertama lewat kaki David Villa. (by)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL