Lin Dan dalam penyisihan Piala Sudirman/AFP Photo

Lin Dan dalam penyisihan Piala Sudirman/AFP Photo

Tiongkok, LiputanIslam.com – Tiongkok tampaknya digdaya dalam bututangkis dunia. Terbukti bahwa Piala Sudirman selama enam kali mampu dipertahankan Tiongkok. Indonesia, sebagai tempat Sudirman lahir justru tertatih dan terseok untuk meraihnya kembali.

Tiongkok sebagai tuan rumah berhasil mengalahkan Jepang dalam putaran final Piala Sudirman 2015 (17/5). Tiongkon berhasil memastikan kemenangan 3-0, sekaligus menasbihkan sebagai juara bertahan selama enam kali berturut-turut.

Poin pertama Tiongkok disumbangkan oleh pasangan ganda putra Fu Haifeng/Zhang Nan. Pasangan beda generasi ini mengatasi perlawanan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan 21-17, 20-22, 21-17 dalam 1 jam 19 menit.

Poin kedua dipersempahkan pemain tunggal putri Li Xuerui. Pemilik medali emas Olimpiade 2012 London tersebut menyudahi perlawanan Akane Yamaguchi dengan 23-21, 21-14, seperti dilansir dari Tribun.

Lin Dan yang turun pada partai ketiga memastikan kemenangan Tiongkok setelah menundukkan Takuma Ueda dengan 21-15, 21-13. Ini merupakan gelar ke-10 Tiongkok dari 14 kali penyelenggaraan Piala Sudirman, dan enam gelar terakhir didapatkan secara beruntun.

Hasil tim bulutangkis Indonesia dirasa belum maksimal meskipun sempat menyisihakan beberapa lawan. Indonesia dianggap belum mampu melakukan regenerasi tim juara. Terbukti beberapa kali Indonesia masih tertatih-tatih di beberapa kompetisi dunia. Kekuatan tim yang belum merata menyebabkan Indonesia kerap kali kalah dalam pertarungan grup. Hal ini tentu akan menjadi evaluasi kedepan bagi para pemain dan pemangku kebijakan untuk lebih serius lagi membenahi olahraga yang rutin mengharumkan nama bangsa dan negara. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL