z-baleRio de Janeiro, LiputanIslam.com, –Piala Dunia bakal bergulir mulai 12 Juni hingga 13 Juli. Ini adalah perhelatan di mana para bintang sepakbola seluruh dunia akan berkumpul dan menunjukkan kehebatan mereka di atas lapangan hijau.

Apakah semua bintang sepakbola dunia betul-betul berkumpul di Brasil? Jawabannya adalah “tidak”. Ada beberapa nama besar pesepakbola yang tak akan berpartisipasi di perhelatan kompetisi sepak bola dunia terbesar tersebut. Di antara banyak pemain yang akan absen tersebut, 11 di antaranya dapat bergabung menjadi satu tim yang hebat dan mematikan.

Dengan formasi 1-4-3-3, berikut ini tim terbaik dari para pemain yang tak akan ke Piala Dunia di Brasil baik karena cedera maupun keputusan yang menyangkut teknis, atau karena negaranya tak lolos ke putaran final.

Kiper:

Victor Valdes (Spanyol/Barcelona)

Nama kiper Real Madrid Iker Casillas memang tak akan tergoyahkan di bawah mistar gawang La Furia Roja (julukan Tim Spanyol). Namun, nama Valdes layak dinobatkan sebagai pemain yang bisa bersaing dengan bintang Real Madrid tersebut. Selama bertahun-tahun, Valdes adalah kiper kedua Tim Spanyol. Apalagi, selama setahun terakhir ini, Casillas bukan menjadi pilihan utama Pelatih Madrid Carlo Anceloti untuk kompetisi domestik La Liga, di mana Don Carlo lebih mengutamakan Diego Lopez. Sayangnya, ketika kesempatan itu terbuka lebar, kiper Barcelona ini malah mendapatkan cedera cukup parah dan akan absen selama enam bulan.

Bek:

Branislav Ivanovic (Serbia/Chelsea)

Ivanovic bersama dengan Serbia-nya mengakhiri babak kualifikasi di posisi ketiga, dengan Belgia keluar sebagai juara grup. Bek Chelsea itu merupakan seorang pemain bertahan yang paling dapat diandalkan di dunia. Sayangnya, seiring dengan kegagalan Serbia, Ivanovic pun tak akan terbang ke Brasil.

Carles Puyol (Spanyol/Barcelona)

Salah satu pertahanan Barcelona lainnya yang akan absen di Piala Dunia adalah Carles Puyol. Cedera telah membatasi penampilan Puyol musim ini, padahal ia merupakan salah satu pahlawan La Roja di Afrika Selatan 2010. Golnya memberikan kemenangan di semifinal melawan Jerman. Pertahanan Spanyol pasti akan sangat kehilangan bek tangguh ini.

Nemanja Vidic (Serbia/Manchester United)

Ia menjadi pemain Serbia lainnya yang tak akan melakukan perjalanan ke Brasil. Bek yang mengakhiri delapan tahun karirnya bersama The Red Devils ini  sangat kuat di jantung pertahanan. Vidic dan United telah mengumumkan perrpisahannya akhir musim ini. Tujuannya berikutnya adalah ke Italia untuk bergabung dengan Inter Milan.

David Alaba (Austria/Bayern Munchen)

Lini belakang Bayern Munchen begitu tangguh dengan kehadiran Alaba. Bek Austria ini merupakan pemain kunci di skuat Pep Guardiola yang tak terbang ke Brasil. Austria mengakhiri babak kualifikasi di tempat ketiga Grup C, di belakang Jerman dan Swedia.

Gelandang:

Ilkay Gundogan (Jerman/Borussia Dortmund)

Malang benar nasib gelandang keturunan Turki-Jerman ini. Gundogan, salah satu pemain paling bersinar Borussia Dortmund tahun lalu, harus melupakan mimpinya bermain untuk tim nasional. Cedera punggung sebelum waktunya membuat Gundogan tak dapat berpartisipasi di Brasil.

Kevin Strootman (Belanda/AS Roma)

Ia terpaksa mengundurkan diri dari Piala Dunia karena cedera. Gelandang Roma ini mengalami cedera robek ligament di lutut kirinya, sehingga kita tak akan bisa melihatnya memimpin lini tengah Belanda di Piala Dunia. Ia menjadi pemain kunci bagi Roma tahun ini. Sayangnya, Strootman harus absen empat sampai enam bulan.

Marek Hamsik (Slovakia/Napoli)

Hamsik bersama dengan Slovakia tak akan berpartisipasi di Brasil setelah mengakhiri babak kualifikasi di urutan ketiga. Bosnia dan Yunani membuat Hamsik harus mengubur impiannya bermain di perhelatan sepak bola terbesar bulan Juni mendatang.

Penyerang:

Gareth Bale (Wales/Real Madrid)

Siapa kenal Gareth Bale? Dia adalah pemain termahal dalam sejarah transfer dunia saat ia pindah dari Tottenham Hotspurs ke Real Madrid. Pemain ini tampil cemerlang di klub barunya itu. Ia menjadi pencetak gol penentu dalam dua laga final, masing-masing di final Copa del Rey saat melawan Barcelona, dan yang paling sensasional adalah di final Piala Champions saat menghempaskan Atletico Madrid.

Sayangnya, Bale akan mengalami nasib yang sama dengan rekan senegaranya Ryan Giggs yang tidak bisa bermain di Piala Dunia. Wales hanya mampu finis di posisi kelima alias kedua dari bawah di Grup A, di belakang Belgia, Kroasia, Serbia dan Skotlandia. Hanya tim lemah Makedonia yang berada di bawah Wales.

Para pengamat sepakat bahwa Bale terperangkap di timnas yang lemah. Memang mustahil membawa timnas sebuah negara sendirian untuk merengkuh kesuksesan.

Carlos Tevez (Argentina/Juventus)

Ketidakhadiran Tevez di Piala Dunia tahun ini bukanlah karena keputusan teknis atau cedera. Pelatih Argentina Alejandro Sabella disebut-sebut tak bersimpati pada striker Juventus ini meski penampilan Tevez bersama Juventus cukup meyakinkan.

Zlatan Ibrahimovic (Swedia/Paris Saint-Germain)

Di samping Bale, ‘superstar’ lainnya tak akan bermain di Piala Dunia adalah Ibra. Ia nyaris memimpin Swedia ke putaran final Piala Dunia melalui babak play-off, namun Cristiano Ronaldo-lah yang memenangkan pertandingan. Mantan pemain Milan, Inter, Juventus, Ajax dan Barcelona berharap bisa tampil di Rusia 2018, meskipun usianya akan menginjak 36 tahun.

Cadangan:

Petr Cech (Republik Ceko/Chelsea); Martin Skrtel (Slovakia/Liverpool), Lukasz Piszczek (Polandia/Borussia Dortmund); Aaron Ramsey (Wales/Arsenal), Juan Arango (Venezuela/Borussia Mönchengladbach), Arda Turan (Turki/Atletico Madrid); Theo Walcott (Inggris/Arsenal), Christian Benteke (Belgia/Aston Villa) dan Robert Lewandowski (Polandia/Borussia Dortmund).

(by/Eltiempo.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL