tommyJakarta, LiputanIslam.com–Kegagalan skuat bulutangkis Indonesia di Piala Thomas dan Uber bulan lalu, membuat Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan untuk melakukan perombakan besar skuat pelatnas.

Baik pemain maupun jajaran pelatih di pelatnas Cipayung akan mengalami perubahan, dengan fokus pada pemilihan pemain muda.

“Sudah saatnya PP PBSI melakukan perubahan strategi dengan mengedepankan pemain-pemain muda yang haus prestasi untuk mencapai target target PBSI sampai dengan Olimpiade Rio de Janeiro 2016,” ujar ketua umum PP PBSI, Gita Wirjawan, Kamis (5/6/2014).

“Untuk mengoptimalkan perubahan strategi tersebut kami juga akan melakukan pergantian di sektor pelatih,” tambahnya, seperti tertuang dalam rilis PBSI.

Sebanyak 14 nama penghuni pelatnas saat ini dikeluarkan dari pelatnas, termasuk Sony Dwi Kuncoro, Dionysius Hayom Rumbaka, Maria Febe Kusumastuti, dan pelatih tunggal putra, Joko Suprianto. Mereka dikembalikan ke klub masing-masing.

Pemain yang dipulangkan tersebut masih tetap akan mengikuti turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier 2014, keikutsertaan pemain dan pelatih tersebut masih difasilitasi oleh PP PBSI.

Secara bersamaan PBSI juga telah memanggil 15 nama baru untuk bergabung ke Cipayung. Mereka nantinya tetap akan menjalani serangkaian tes sebelum dipastikan siapa yang lolos menjadi anggota pelatnas Cipayung. Tes tersebut meliputi tes kesehatan, fisik, dan psikotest.

Di luar 15 nama baru itu PBSI juga memastikan bahwa Simon Santoso juga akan dipanggil untuk kembali bergabung ke Pelatnas Cipayung, begitupun sang pelatih asal klub Tangkas Specs, Hendri Saputra. Mantan pemain nasional yang kini melatih di Malaysia, Hendrawan, juga sedang diajak untuk kembali ke Cipayung.

“Kalau kita mau hasil yang lebih baik, ya memang persiapannya harus dari sekarang. Pemain-pemain muda akan dipersiapkan untuk mencapai target PP PBSI ke depan, seperti Piala Thomas dan Uber 2016 dan sebagainya. Kami akan melakukan perubahan baik di pemain maupun perubahan di sektor pelatih,” ungkap Rexy Mainaky selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.(fa/detikcom)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL