sami-khedira2Rio de Janeiro, LiputanIslam.com –Tim sepakbola Real Madrid baru saja berpesta setelah memenangi gelar kesepuluh Piala Champions atau yang mereka sebut dengan La Decima. Usai pesta, para punggawa El Real yang negaranya masuk ke putaran Piala Dunia Brasil sudah langsung bergabung dengan timnas masing-masing, guna mempersiapkan diri menjelang perhelatan sepakbola terbesar tersebut. Jika negaranya berhasil menjadi kampiun di ajang Piala Dunia, jelas itu akan menjadi pesta yang sangat lengkap. Bayangkan: menjadi juara di Piala Champions dan Piala Dunia di tahun yang sama!

Sami Khedira adalah di antara para pemain Real Madrid yang memiliki asa tersebut. Apalagi timnas yang dibela olehnya adalah Jerman. Dalam setiap perhelatan Piala Dunia, Der Panzer (julukan timnas Jerman) selalu menjadi favorit dunia. Para pengamat menyebut tuan rumah Brasil, juara bertahan Spanyol, Argentina, dan Jerman sebagai empat tim yang paling difavoritkan menjadi juara.

Muslim Keturunan Tunisia

Sami Khedira adalah pemain keturunan Tunisia. Sebagai pemain tengah di tim nasional dan klub Stuttgart, Khedira dikenal sebagai pemain santun. Pemain berambut gondrong kelahiran 4 April 1987 ini beragama Islam sejak lahir karena orangtuanya berasal dari Tunisia yang mayoritas penduduknya muslim. Sebagai pemain muslim di tim sepakbola, Khedira bisa menyesuaikan diri dengan teman-temannya. Dia tidak merasa canggung di tengah para pemain yang rata-rata nonmuslim. Bahkan di tim nasional, dia percaya diri bisa menggantikan peran Michael Ballack sebagai gelandang andalan. “Dia pemain potensial dan telah diberi tangguh jawab penuh oleh Stuttgart. Dia juga memperlihatkan diri sebagai pemain dewasa,” ujar pelatih Jerman Joachim Low.

Sejak kecil, Khedira memang pencinta sepakbola. Tak heran berkat kecintaan dan ketekunannya mengolah Si kulit bundar, Khedira bisa masuk tim nasional jerman U 15 sejak dia beranjak remaja. Kecintaanya pada dunia sepakbola ini tak lepas juga dari kehidupan spiritualnya yang selalu terjaga karena didikan orang tuanya. Kalau Ramadhan tiba, Khedira selalu berusaha untuk tetap berpuasa selama menjalani kompetisi Buendesliga di Jerman.

Bersama Mesut Ozil, playmaker, Khedira menjadi duo Muslim Jerman yang sangat diharapkan Low untuk mengantarkan Der Panzer kembali menjadi juara dunia untuk keempat kalinya.

Sudah Bergabung dengan Timnas

Seusai pesta di Madrid, Khedira dikabarkan telah bergabung melengkapi skuat Jerman yang tengah mengikuti pemusatan latihan jelang Piala Dunia 2014. Khedira mejadi pemain terakhir yang bergabung usai lebih dulu mengantar Real Madrid menjuarai Liga Champions.

Ini adalah untuk pertama kalinya sang gelandang bergabung ke skuat Jerman sekaligus melengkapi 26 pemain skuat pilihan Joachim Loew. Sang pelatih masih akan mencoret tiga nama lagi sebelum menyerahkan daftar akhir para pemainnya ke FIFA.

Setelah dibekap cedera ligamen pada November 2013 lalu, Khedira harus rela absen memperkuat klub dan timnas untuk mengikuti program pemulihan. Kondisi fisik gelandang 27 tahun itu terus membaik mendekati akhir musim. Dia sempat bermain di pertandingan La Liga sampai terpilih masuk susunan starter di laga final Liga Champions.

Dalam laga di Stadion Da Luz, Khedira hanya bermain selama 59 menit sebelum digantikan oleh Isco. Ketika itu, El Real tertinggal 0-1 dari Atletico sebelum Madrid menyamakan skor di penghujung babak kedua dan meraih kemenangan 4-1 di akhir babak perpanjangan waktu.

Kehadiran Khedira di pusat pelatihan timnas disambut gembira oleh Loew. Secara fisik, kata Loew, Khedira punya perkembangan yang bagus dari minggu ke minggu sehingga ia tetap menyertakan nama mantan pemain Stuttgart itu dalam daftar sementara Die Mannschaft.

“Sami Khedira secara fisik terus berkembang dari minggu ke minggu, itu membuatku senang,” kata Loew kepada Bild.

Skuat Jerman dijadwalkan akan melakukan ujicoba melawan Kamerun pada 2 Juni mendatang dan Armenia lima hari kemudian. Di Piala Dunia 2014, Tim Panser tergabung di Grup G bersama dengan Portugal, Ghana dan Amerika Serikat. Dengan demikian, usai bahu-membahu bersama bintang Portugal Ronaldo mengantarkan Madrid menjadi juara Piala Champions Eropa, Khedira di Piala Dunia nanti justru akan berhadapan dengan rekannya tersebut. (by/dari berbagai sumber)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL