rio2Surabaya, LiputanIslam.com–– Rio Haryanto terancam tak bisa melanjutkan aksinya di F1 sampai musim 2016 berakhir. Menpora Imam Nahrawi meminta maaf karena tidak bisa membantu pendanaan.

“Semua sudah kita lalui. Akhirnya pemerintah hari ini menyampaikan permohonan maaf belum bisa membantu lebih banyak lagi bagi Rio,” kata Menpora usai memberikan pembekalan dan pengukuhan kader Pemuda Anti Narkoba di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (22/7/2016).

Imam menerangkan, pihaknya sudah berusaha sekuat mungkin menyakinkan banyak pihak, baik lembaga kementerian, BUMN, maupun pihak swasta agar tidak melewatkan kesempatan mendukung anak Indonesia menembus sejarah dan berkiprah di balapan Formula 1.

“Untuk menembus sejarah di Formula 1 itu tidak mudah. Tetapi pasti semua punya perhitungan, punya kalkulasi apakah mereka bisa membantu atau tidak. Baru pihak Pertamina yang memberikan bantuan,” terangnya.

Imam menolak jika dikatakan pemerintah lepas tangan untuk mencarikan sponsor bagi Rio. Termasuk pengajuan anggaran negara yang tidak mendapatkan dukungan dari DPR.

“Kita tidak pernah mengatakan lepas tangan. Dan saya kira teman-teman tahu bagaimana usaha kami. Kalau bicara anggaran itu harus bisa dipertanggungjawabkan, betul-betul bisa memberikan keseimbangan,” ujarnya.

Nahrawi juga tidak bisa memastikan, apakah karier Rio Haryanto di ajang Formula 1 akan terhenti. “Saya tidak mengatakan terakhir, karena yang bisa memastikan Rio bertanding lagi untuk racing adalah pihak Manor,” tandasnya.

Rio berstatus pay driver di Manor. Pebalap asal Solo itu bisa mengikuti satu musim setelah mencapai kesepakatan untuk membayar satu kursi balap sebesar 15 juta euro. Namun, itu tidak bersifat kaku. Karena pada akhirnya Manor memberi kelonggaran kepada pihak Rio terkait pembayaran yang bisa dibagi menjadi dua termin. Satu termin balapan terdiri dari setengah musim dengan bayaran 7,5 juta euro, begitu juga untuk setengah musim berikutnya.

Saat ini Rio baru membayarkan satu kursi balap kepada Manor sebesar 8 juta euro; dengan rincian 5 juta euro dari Pertamina –selaku sponsor Rio–, sementara 3 juta euro dari pihak Kiky Sport. (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL