Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir/AFP

Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir/AFP

Dubai, LiputanIslam.com – Ajang Super Series merupakan ajang adu gengsi para pebulutangkis kelas dunia tak terkecuali para jawara dari Indonesia. Di ajang inilah pebulutangkis dunia hadir dan berkumpul untuk menunjukkan kemampuannya. Selain menjadi ajang gengsi para pebulutangkis juga akan mengharumkan nama bangsa dan negara jika berhasil menjuarainya.

Dubai World Super Series Final diselenggarakan dari tanggal 17 hingga 21 Desember 2014. Beberapa pebulutangkis top dunia sudah dipastikan lolos ke babak semifinal. Namun demikian, tim Indonesia harus gigit jari karena tak satupun perwakilan dari Indonesia bisa lolos ke laga semifinal bahkan laga puncak seperti dilansir dari metrotvnews.com.

Beberapa pemain top Indonesia yang kerap mendulang prestasi seperti Tommy Sugiarto, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir diturunkan pada ajang Super Series kali ini. Sayang beberapa kendala seperti grogi dan cedera mewarnai kegagalan kontingan Indonesia dalam ajang bergengsi dunia ini.

Tommy gagal melaju ke babak semifinal setelah tiga kali berturut turut dikalahkan pemain asing dalam tiga laga pertandingan. Tommy harus menyerah ditangan pemain Denmark, India dan Jepang. Meskipun begitu Tommy sempat bangkit ketika bertanding pada laga ketiga dengan memaksa lawan rubber game. Sayang tidak bisa dimanfaatkan oleh Tommy dengan maksimal.

Pasangan Ahsan/Hendra harus terhenti karena kondisi Ahsan tengah cedera sehingga memastikan mundur dari laga. Tak berbeda dengan pasangan ganda putri Greysia/Nitya yang juga harus mundur dari pertandingan karena Nitya mengalami kram kaki pada pertandingan perdana.

Dengan hasil tersebut para atlet mengaku kecewa seperti yang diungkapkan oleh Lilyana.

Kedepan Indonesia harus mempersiapkan diri dalam turnamen-turnamen penting yang bisa membawa para atlet lebih temotivasi. Selain perhatian yang lebih kepada para atlet juga persiapan yang matang sehingga meminimalisasi potensi cedera. Tetap berjuang! (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL