panahJakarta, LiputanIslam.com-– Pengurus Pusat (PP) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) punya target tersendiri pada Olimpiade 2016. Mereka berharap tim panahan Indonesia bisa menyumbang medali dan kembalikan jaman kejayaan seperti dahulu di Olimpiade Rio de Janeiro.

Indonesia telah meloloskan empat atletnya di cabang panahan. Mereka adalah Ika Yuliana Rochmawati (nomor recurve perorangan putri), Riau Ega Agatha Salsabila (recurve perorangan putra), dan trio Riau Ega, Muhammad Hanif, dan Hendra Wijaya (recurve beregu putra).

“Kami berharap anak-anak bisa mengembalikan kejayaan seperti waktu dulu. Ya, minimal dari tiga nomor yang lolos ini bisa bawa pulang medali,” ujar Sekretaris Jenderal PP Perpani, Alman Hudrie di Kantor Kemenpora, Jumat, Jumat (1/7/2016).

Panahan memang pernah jadi cabang andalan Indonesia di kancah internasional. Bahkan lewat cabang inilah “Merah Putih” medali pertamanya di Olimpiade. Trio Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani, memperoleh perak di Olimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan.

“Kami berharap di perorangan recurve Ika bisa berbicara banyak, begitu dengan Riau Ega. Masalah medali emasnya ya kami serahkan kepada Tuhan,” sambung Alman.

Menurut dia, terget itu masih realistis mengingat hasil perolehan skor atletnya pada beberapa kejuaraan terakhir yang diikuti, seperti Piala Dunia Panahan Seri I di Shanghai, 26 April- 1 Mei, turnamen di Bangkok, dan terakhir di Antalya, Turki. Hasilnya, pencapaian para pepanah Indonesia tidak jauh dengan mereka yang masuk 10 besar dunia.

“Saat ini mereka tinggal kita jaga dari segi teknis, fisik, dan psikisnya. Jika itu sudah betul-betul dipersiapkan, saya kira tidak akan ada hambatan yang menimpa mereka saat bertanding nanti,” ujar Alman.

Saat ini pemusatan latihan telah dipindah dari komplek Gelora Bung Karno ke Yogyakarta. Perpindahan itu disebut Alman membawa keuntungan tersendiri buat para atlet.

“Alhamdullilah. Sebetulnya yang membuat mereka kerasan ini di Yogya itu juga karena apa-apa murah. Mereka punya uang saku, lalu seleranya tidak beda jauh dengan daerahnya. Sejauh ini mereka baik-baik saja.

“Ya, mudah-mudahan semua lancar dan tidak ada yang mempengaruhi pikiran mereka, karena sangat rentan jika mereka sudah tidak fokus,” imbuhnya. (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL