daftarJakarta, LiputanIslam.com – Jika dibandingkan dengan empat tahun lalu, perolehan medali kontingen Indonesia di Olimpiade 2016 mengalami peningkatan. Namun, pencapaian terbaik masih di edisi 1992.

Indonesia menuntaskan kiprahnya di Rio de Janeiro, Brasil, dengan torehan satu emas dan dua perak. Bulutangkis dan angkat besi terbukti masih menjadi cabang andalan untuk menaikkan bendera “Merah Putih” di panggung Olimpiade.

Dari 207 negara anggota IOC yang tampil di Brasil, 87 di antaranya meraih medali, dan Indonesia finis di peringkat ke-46. Ada 120 negara yang tidak memperoleh satu pun medali dari Olimpiade tahun ini.

Dalam sejarahnya Indonesia mengikuti 15 dari 17 Olimpiade di era modern. Anak-anak””Garuda” baru mulai merasakan medali di tahun 1988, ditandai dengan medali perak yang diraih oleh trio pepanah: Lilies Handayani, Nurfitriana, dan Kusuma Wardhani.

Dalam hal pengumpulan medali, Olimpiade 2000 di Sydney, Australia, adalah yang medalinya paling banyak dibawa pulang Indonesia, sebanyak enam keping. Namun, dalam hal peringkat, posisi terbaik Indonesia adalah peringkat ke-24 dari 169 negara, yakni pada Olimpiade 1992, dengan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL