Munir El Haddadi Mohamed, The Muslim Rising StarBarcelona, LiputanIslam.com –Nama pemain Muslim ini makin sering disebut dan diperbincangkan para penggila bola. Munir El Haddadi Mohammed sukses membetot perhatian banyak orang. Sebagai pemain klub Barcelona, permainan briliannya di awal musim ini disebut-sebut sudah meredupkan nama-nama besar pemain Barcelona lainnya seperti Messi, Neymar, apalagi Suarez yang memang belum boleh tampil di laga resmi.

Dalam laga pekan pertama, Barcelona menang 3-0 atas Elche. Dan Munir menyumbang satu gol. Dengan cerdik ia lepas dari jebakan offside pemain Elche. Tanpa kesulitan Munir menceploskan bola ke gawang.

“Saya sangat bangga bisa mencetak gol di Camp Nou dengan Messi dan begitu banyak pemain hebat lain di sekitar saya. Sangat senang, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk bermain dengan mereka,” komentar Munir dikutip dari laman resmi FC Barcelona, Selasa 26 Agustus 2014.

Sebelum memulai debut bersama Messi cs, Munir sempat tak percaya diri. Kata dia, sang pelatih Luis Enrique memberikan semangat agar terus bekerja keras, sehingga punya lebih banyak kesempatan. “Dia (Enrique) seorang manajer hebat,” imbuh Munir.

Muslim Keturunan Maroko

Munir adalah Muslim kelahiran 1 September 1995, San Lorenzo de El Escorial, Madrid. Dia sejatinya merupakan keturunan Maroko. Bakatnya sudah terlihat sejak usianya masih 14 tahun.

Dilansir dari Wikipedia, Munir mencetak 32 gol dalam 29 pertandingan saat bermain untuk CF Rayo Majadahonda dengan status pemain pinjaman dari Atletico Madrid, setelah tampil mengesankan dalam uji coba pada 2010. Kemampuan Munir rupanya mencuri perhatian klub besar seperti Real Madrid dan Manchester City. Namun, Munir memilih masuk akademi Barcelona pada 2011 sebelum ‘naik kasta’ ke Barcelona B di 2014.

Bakat Munir sudah terlihat saat membawa Barcelona jadi juara UEFA Youth League 2014 lalu (Liga Champions untuk tim U-19). Munir tampil apik dengan mencetak 11 gol dari 10 pertandingan, dua di antaranya pada laga final lawan Benfica.

Pada awal 2014, sejumlah klub seperti Arsenal, Paris Saint-Germain dan Bayern Munich sempat digadang-gadang akan memboyong Munir. Akan tetapi, Munir akhirnya memperpanjang kontrak dengan Barca sampai Juni 2017 dengan klausul pelepasan (buy out) mencapai 35 juta Euro

Versatile, Alias Serba Bisa

Pujian terhadap Munir datang dari banyak kalangan. Daniel Alves, bek sayap Barcelona, memuji Munir setinggi langit. Secara taktikal Alves memuji Munir yang mampu bermain versatile, alias serba bisa.

“Pemain sepakbola yang baik adalah mereka yang mampu membaca permainan dengan baik, jika tim menaruh banyak pemain di tengah, maka kita perlu seseorang yang menyerang dari luar serta melebar dan kami memiliki pemain hebat yang berkemampuan cerdas seperti Munir, itulah yang membuat dia berbeda,” kata Alves.

“Munir harus terus bekerja keras. Dia memiliki masa depan yang sangat cerah, dia seorang pekerja keras dan ketika anda bekerja keras, hal-hal baik akan datang kepada Anda. Beruntunglah Barcelona memiliki dia,” tegasnya.

Sebagai seseorang yang biasa bermain sebagai striker, Munir bisa bermain di banyak posisi. Di Barcelona B dia pernah diplot sebagai gelandang serang, pemain sayap hingga gelandang bertahan. Tapi Munir lebih nyaman menjadi seorang striker pada formasi 4-3-3, khususnya ditempatkan sebagai flank di sayap kiri. Hal ini karena pemain berdarah Maroko ini berkaki kidal seperti layaknya Messi, bedanya Munir memiliki kelebihan kaki kanan yang sama baiknya dengan kaki kirinya.

Munir dikenal karena kemampuan “dribling” dan lari diagonal nya yang cepat, sebagai pekerja keras, Munir pun tak segan untuk ikut jauh mundur ke belakang. Banyak yang mengaitkan Munir adalah perpaduan antara Lionel Messi dan Cesc Fabregas. Seperti yang diutarakan manajer Arsenal, Arsene Wenger baru-baru ini. Wenger begitu “ngebet” untuk mendatangkan pemain yang baru genap berusia 18 tahun ini.

“Saya tahu dia memiliki kecepatan, kapasitas dribbling dan potensi fisik untuk bermain lebar. Tipikal pemain semacam ini yang sangat dibutuhkan dalam permainan sepakbola modern,” puji Wenger melalui situs resmi Arsenal.

Dengan semua pujian dan bukti-bukti golnya di lapangan, sebagian orang sudah mulai menggadang-gadang Munir sebagai The Next Messi. Waktu akan membuktikan benar atau tidaknya prediksi tersebut. (by/liputanislam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL