brasilBrasilia, LiputanIslam.com, –Brasil kembali dipermalukan lawannya dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2014. Bermain di depan pendukungnya sendiri, Brasil bermain sangat buruk dan ditekuk Belanda dengan skor cukup besar 0-3. Gol-gol Belanda dicetak Robin van Persie (penalti), Daley Blind, dan Georginio Wijnaldum.

Bermain di Estadio Nacional Mane Garrincha, Brasilia, Minggu (13/7/2014) dinihari WIB, Brasil nyaris kehilangan segala hal yang selama ini menjadi senjata andalan mereka. Kreativitas yang tumpul di lapangan tengah, tidak ada striker yang oportunis, lini belakang yang rapuh, kerjasama tim yang buruk, serta tak ada tarian Samba atau gocekan maut dari para pemainnya, membuat mereka betul-betul terpuruk. Tak ada tanda-tanda bahwa mereka adalah negara dengan prestasi paling cemerlang sepanjang sejarah dengan mengumpulkan lima titel gelar juara dunia.

Padahal, lawan yang dihadapinya adalah tim yang sejak sebelum bertanding sudah menyatakan bahwa mereka tidak punya motivasi apapun untuk mengejar tempat ketiga. Belanda bermain santai, seperti yang mereka peragakan dalam perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 1998 Prancis, di mana mereka kalah oleh Kroasia. Tapi, karena sangat buruknya permainan Brasil, justru Belanda mampu mengobrak-abrik seluruh lini Brasil dan menciptakan lebih banyak peluang.

Serangan pertama Belanda menimbulkan kepanikan di lini belakang Brasil, demikian dilaporkan detik.com. Pada menit kedua, Thiago Silva yang kalah sprint terpaksa menarik kaus Arjen Robben hingga Robben terjatuh. Wasit menganggap pelanggaran ini terjadi di dalam kotak penalti dan dia pun menunjuk titik putih.

Van Persie yang menjadi algojo sukses mengonversi tendangan 12 pas menjadi gol. Eksekusinya ke arah kanan tak bisa dijangkau Julio Cesar.

Belanda mencetak gol keduanya saat laga memasuki menit ke-16. Gol ini berawal dari kegagalan David Luiz dalam mengamankan sebuah umpan silang dari sisi kanan. Bola sundulannya malah mengarah ke Blind. Dengan tenang, Blind mengontrol bola di kotak penalti dan menembaknya ke dalam gawang. Brasil 0, Belanda 2.

Kedua gol Belanda di babak pertama ini semakin menciptakan ironisme. Gol pertama tercipta akibat kegagalan Thiago Silva menghentikan lari Robben, sedangkan gol keduanya akibat kesalahan antisipasi David Luiz. Padahal, Silva dan Luiz saat ini adalah duo center back termahal dunia.

Hingga berakhirnya babak pertama, skor tak mengalami perubahan. Belanda masih unggul 2-0 atas Brasil.

Pelatih Brasil Luiz Felipe Scolari berusaha memperkuat lini tengah timnya pada babak kedua. Dia menarik keluar Luiz Gustavo dan Paulinho. Sebagai gantinya, masuklah Fernandinho dan Hernanes.

Kendati mendominasi penguasaan bola, Brasil kesulitan menciptakan peluang. Mereka baru mendapatkan kesempatan pada menit ke-60, namun tembakan diagonal Ramires melenceng.

Berselang tiga menit, David Luiz mencoba mencetak gol lewat tendangan bebas. Akan tetapi, tembakannya ditangkap oleh Cillessen.

Hulk yang masuk menggantikan Ramires juga mendapatkan peluang pada menit ke-72. Namun, tembakan keras kaki kirinya masih melebar.

Memasuki menit ke-86, Belanda nyaris mencetak gol ketiganya. Dirk Kuyt menyambut sepak pojok Robben dengan sundulan, tapi arahnya masih sedikit melebar.

Belanda benar-benar mencetak gol ketiga saat pertandingan memasuki injury time. Umpan silang Daryl Janmaat dari sisi kanan dikonversi Wijnaldum menjadi gol. Skor 3-0 ini bertahan sampai pertandingan berakhir.

Hasil ini menjadi hadiah hiburan bagi Belanda yang sebelumnya kalah adu penalti dari Argentina di semifinal. Sebaliknya, kekalahan telak ini makin mempermalukan Brasil setelah sebelumnya mereka dibantai Jerman 1-7 di babak empat besar. (by)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL