BBC

BBC

Jakarta, LiputanIslam.com – Sekilas tidak ada yang aneh dari petunjuk pencucian dari sebuah label salah satu kostum olahraga asal Indonesia tersebut. Namun jika diperhatikan kembali, ada sebuah kalimat yang memicu kontroversi dikalangan nitzen.

Kalimat tersebut adalah “Give this Jersey to Your Woman. It’s Her Job (Dengan cetak tebal)” Jika diartikan kurang lebih, “Petunjuk Pencucian: Berikan Kaus ini kepada wanitamu. Itu pekerjaannya”

Merek Salvo dikenal sebagai sponsor klub sepak bola Pusamania Borneo. Karena label pencucian tersebut akhirnya Salvo menjadi pembicaraan banyak orang. Ironisnya label tersebut justru seolah menjadi kado pahit ditengah peringatan hari internasional perempuan pada Minggu (8/3) lalu, seperti dilansir dari BBC.

Pro Kontra kontan terjadi di media sosial. Mulai dari yang menghujat Salvo hingga yang berusaha untuk membela Salvo. Celakanya permohonan maaf yang dikicaukan Salvo melalu media sosial malahan menjadi bumerang bagi Salvo karena dinilai beberapa pengguna media sosial sebagai konfirmasi atas keterangan dalam label kausnya.

Hal yang dirasa cukup arogan adalah ketika Salvo berkicau “Karena memang tidak semua pria paham/becus bagaimana cara merawat sendiri pakaiannya, wanita lebih paham/expert untuk masalah itu.”

Mantan pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann, berkomentar singkat menanggapi pernyataan Salvo. “Speechles,” tulisnya melalui akun @coachtimo.

Salah satu nitzen dari luar negeri bahkan merespon pemberitaan label pencucian tersebut dengan sebuah komentar pedas dengan illustrasi seorang wanita yang seperti telah mengalami siksaan fisik.

Namun datang juga pembelaan dari seorang nitzen dari Indonesia untuk tetap mendukung Salvo.

Salvo berusaha untuk menjelaskan maksud dari kalimat yang memicu kontroversi melalui media sosialnya. Hingga dituliskannya berita ini, kontroversi tentang label petunjuk pencucian tersebut masih terus berlanjut bahkan di beritakan oleh beberapa media asing seperti HuffPostUK dan beberapa media dalam negeri berbahasa Inggris seperti The Jakarta Globe melalui media sosialnya. (fie)

BBC

BBC

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*