rossiJerez, LiputanIslam.com–Kemenangan spektakuler pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, pada balapan MotoGP Jerez, di Spanyol, Minggu (24/8/2016) menuai banyak pujian. Bos Yamaha, Lin Jarvis, menyatakan masa depan Rossi akan terus gemilang. Sementara Rossi sendiri memberi sinyal bakal terus balapan di MotoGP hingga berusia 40 tahun. Ibunya, Stefani, tak ketinggalan memberi sanjungan.

Rossi tampil sangat dominan saat memenangi balapan di Sirkuit Jerez tersebut. Pria Italia itu terus memimpin sejak start hingga garis finis. Selisih waktu dengan peringkat kedua, Jorge Lorenzo, juga cukup jauh, yaitu 2,3 detik. Selain itu, Rossi juga mengukir fastest lap.

“Balapannya fantastis dan sangat luar biasa melihat Valentino menang lagi di Jerez. Dia terakhir menang di Jerez pada 2009 dan pole terakhirnya di sana pada 2005. Sangat menyenangkan melihatnya mengungguli semua pemain lainnya dan menyadari dia akan menjadi pebalap kami pada tahun-tahun mendatang. Ini sangat bagus bagi kami,” kata Jarvis.

Pada akhir musim ini, Rossi bakal mendapat rekan baru setelah Jorge Lorenzo menerima pinangan Ducati untuk bergabung mulai musim 2017. Di sisi lain, Rossi telah sepakat melanjutkan kerja sama dengan Tim Garpu Tala tersebut hingga 2018.

Sementara itu, ibunda The Doctor (julukan bagi Rossi), Stefania, menyatakan, “19 tahun dan 250 hari berlalu sejak kemenangan pertama Valentino Rossi di Brno. Sejak dulu saya sadar Valentino Rossi merupakan salah satu atlet terbaik dunia. Dia bisa disejajarkan dengan atlet hebat lain seperti Michael Jordan dan Pele.”

“Valentino itu sekuat Muhammad Ali, seelegan Pele dan Diego Maradona, seakurat Jordan, sekonsisten Roger Federer, dan pekerja keras seperti Pietro Mennea (sprinter legendaris Italia), atlet yang saya anggap sebagai legenda,” ujar Stefania.

Dalam usia 37 tahun, Rossi mampu mengalahkan dua pebalap lain yang berstatus juara dunia MotoGP dan berusia lebih muda, Jorge Lorenzo (28 tahun) dan Marc Marquez (23).

“Meraih kemenangan sekarang jauh lebih sulit. Butuh usaha ekstra dan berlatih lebih keras. Dua puluh tahun lalu segalanya lebih mudah. Namun, saat ini kondisi fisik saya tak terlalu buruk,” kata Rossi seperti dilansir Motorsport.com, Selasa (26/4/2016).

“Hal yang membedakan adalah motivasi. Semua tergantung apa yang kalian rasakan. Jika punya keinginan untuk menang dan terus balapan, tak ada yang mustahil. Kalian bisa balapan di MotoGP minimum sampai berusia 40 tahun,” ujar Rossi. (dw/bola.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL