spanyolSALVADOR, LiputanIslam.com, — Kejutan pertama tercipta di hari kedua perhelatan Piala Dunia Brasil 2014. Juara bertahan Spanyol yang juga tercatat sebagai tim peringkat pertama dalam ranking FIFA tumbang dengan skor telak 1-5 dari Belanda.

Bagi Belanda, ini juga berarti pembalasan dendam atas kekalahanmereka pada laga final Piala Dunia 2010. Dalam laga perdana Grup B yang mempertemukan Spanyo kontra Belanda, Arjen Robben dan Robin Van Persie menjadi pahlawan kemenangan Belanda atas Spanyol.Masing-masing Arjen Robben dan Robin Van Persie menetak dua gol untuk Belanda. Satu gol lainnya dicetak oleh pemain belakang De Vrij.

Spanyol sempat unggul lewat gol Xabi Alonso di menit ke-27 babak pertama lewat titik putih. Hadiah penalti diperoleh Spanyol usai striker Spanyol, Diego Costa dijatuhkan di dalam kotak terlarang.

Namun kemenangan Spanyol tidak bertahan lama. Satu menit sebelum babak pertama usai, Robin Van Persie menyamakan kedudukan melalui sundulan.

Tak ada yang menyangka, babak kedua menjadi ajang pembantaian Timnas Belanda terhadap Spanyol. Rentetan empat gol dibabak kedua menenggelamkan Spanyol di dasar Grup B.

Pesta gol Belanda di babak kedua diawali oleh gol yang diciptakan Arjen Robben di menit ke-53. Gol tersebut sekaligus membawa Belanda membalikkan keadaan.Gol Stefan de Vrij pada menit ke-64 memperlebar jarak skor Belanda terhadap Spanyol menjadi 3-1.

Tak puas sampai di situ, Belanda mencipatakan gol ke-empatnya pada menit ke-72. Gol tersebut kembali disarangkan oleh kapten Belanda Robin Van Persie.

Persie ditarik meninggalkan lapangan, digantikan oleh Jeremain Lens. Sementara, ban kapten yang melekat ditangan kiri Persie diserahkan kepada Arjen Robben.

Seolah mendapatkan semangat tambahan, Arjen Robben yang menjadi kapten kesebelasan semakin beringas. Puncaknya, pada menit ke-80, pemain yang merumput di Bayern Munchen ini mencetak gol ke dua kalinya.Gol kedua Robben terbilang fantastis. Sebab Gol tersebut tercipt setelah Robben mempermalukan dua pemain belakang dan sang kiper, Iker Casillas.

Masih Ada Peluang

Tunduk dengan skor besar belum menutup langkah Spanyol lolos ke 16 besar, namun perjuangan masuk fase knock out dipastikan tidak akan mudah. Satu-satunya syarat Spanyol lolos adalah memenangi dua laga sisa yakni menghadapi Chile dan Australia.

“Kami harus menang di dua laga tersisa,” kata gelandang lincah Andres Iniesta pada Football Espana.

Terlepas dari lolos atau tidaknya Spanyol nanti, gelandang asal Barcelona itu menyebut kalau malam yang baru saja dijalani tidak akan mudah dilupakan. Itu disebutnya jadi malam yang buruk buat Spanyol.

“Ada detil-detil kecil yang mempengaruhi keseimbangan tim. Tapi itu semua sulit buat kami malam ini. Kami siap untuk apapun yang akan datang. Kami akan bekerja keras, tapi kami tidak akan bisa melupakan soal hal ini,” lanjutnya.

Hasil-Hasil Lain

chile-3Di pertandingan lain Grup B, Chile keluar sebagai pemenang pada laga melawan Australia di Piala Dunia 2014. Tim asuhan Jorge Sampaoli itu mengalahkan Socceroos dengan skor 3-1.

Menghadapi Australia di Arena Pantanal, Cuiaba, Sabtu (14/6/2014) pagi WIB, Chile unggul 2-1 pada paruh pertama. Alexis Sanchez dan Jorge Valdivia membawa Chile memimpin 2-0 sebelum Australia memperkecil ketertinggalan lewat Tim Cahill.

Pada babak kedua, Australia berusaha keras menyamakan skor dan mendapatkan sejumlah peluang bagus. Tapi, justru Chile yang berhasil mencetak gol tambahan melalui sepakan Jean Beausejour di menit-menit akhir.

Hasil ini menempatkan Chile di posisi kedua klasemen Grup B dengan tiga poin, di bawah Belanda yang punya poin sama. Australia berada di posisi ketiga dengan poin nol.

Sementara itu, di Grup A yang ditempati favorit juara sekaligus tuan rumah Brasil, digelar partai kedua yang mempertemukan Timnas Meksiko melawan wakil Afrika Kamerun. Dalam pertandingan tersebut, Meksiko berjaya menumbangkan Kamerun dengan skor tipis 1-0.

Kerja keras Meksiko pada laga di Arena das Dunas, Natal, Jumat (13/6/2014), membuahkan hasil. Mereka mengatasi perlawanan Kamerun dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal dicetak Oribe Peralta pada babak kedua.

Sebelum Peralta mencetak gol, Giovani Dos Santos dua kali menjebol gawang Kamerun. Tapi, dua-duanya tak disahkan wasit sebagai gol karena Dos Santos dianggap terjabak offside. Dalam tayangan ulang terlihat bahwa posisi Dos Santos sebenarnya masih onside.

Dianulirnya dua gol Dos Santos ternyata tak mengganggu konsentrasi Meksiko. Mereka tetap tenang dan fokus mengejar kemenangan.

Kemenangan ini juga menempatkan Meksiko di peringkat kedua klasemen sementara grup, di bawah Brasil yang kemarin menghempaskan Kroasia 3-1. Meksiko punya poin yang sama dengan Brasil, hanya saja, mereka kalah selisih gol. (by/detik.com/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL