kompas.com

kompas.com

Denpasar, LiputanIslam.com – Setelah didepak dari kursi pelatih Timnas Muda Garuda Indonesia, kini coach Indra Sjafri resmi melatih Bali United Pusam (BUP). Indra kali ini tengah disibukkan dengan persiapan timnya dalam kompetisi ISL. Indra menyadari bahwa timnya yang sebelumnya bernama Putra Samarinda lebih banyak diisi oleh pemain muda.

“Komposisi pemain sekitar 70 persen merupakan pemain muda. Sisanya sekitar 6-7 pemain adalah pemain lama yang dipertahankan. Total jumlah pemain kami adalah 24 orang,” kata Indra kepada Harian Super Ball, Jumat (13/2/2015), yang dilansir dari tribunnews.com.

Tim berjuluk Pasukan Tridatu itu memang mempertahankan muka lama seperti Bayu Gatra, Fahil Sausu, dan Wahyu Kristanto. Indra juga memboyong pemain baru, seperti Yoo Jae-hoon (mantan kiper Persipura Jayapura) dan bek Korsel lainnya Dae Won-ha. Tak lupa beberapa eks tim nasional Indonesia U-19 pun berhasil diboyong seperti Yabes Roni, Awan Setho, dan Ricky Fajrin juga diboyong Indra Sjafri.

Dengan komposisi itu membuat Indra harus kontinyu melakukan pematangan tim. “Bagi saya, menjalani kompetisi ISL merupakan pembelajaran pemain sekaligus menjadi bagian dari pematangan tim. Pasalnya target saya adalah mencetak pemain hebat dan bisa berpartisipasi di timnas dengan maksimal,” ujar Indra.

Oleh karena itu, Indra terus melakukan evaluasi dari setiap laga uji coba merupakan suatu keharusan bagi Indra untuk timnya. “Kami sudah lakukan delapan kali uji coba dan hasilnya kami mendapatkan kemenangan dari seluruh uji coba itu,” ucap Indra.

Meski menjadi hasil yang cukup menyenangkan, namun tidak membuat Indra puas. Pasalnya laga sesungguhnya ada di ISL. “Persaingan yang sengit akan benar-benar dirasakan seluruh pemain saat kompetisi ISL dimulai. Itu akan makin meningkatkan mental dan performa seluruh pemain,” terang Indra.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL