kompascom

kompascom

LiputanIslam.com – Pertandingan final Piala Asia antara tuan rumah Australia dan Korea Selatan, Sabtu (31/1/2015), akan dipenuhi 80.000 penonton sesuai dengan kapasitas stadion Australia di Sydney. Menurut panitia penyelenggara, sejumlah 80.000 tiket sudah habis terjual hingga saat ini. Magnet final Piala Asia memang sungguh luar biasa.

Keberhasilan Australia maju ke final untuk kedua kalinya dalam turnamen itu membuat penonton amat antusias sehingga diperhitungan dana yang masuk sudah jauh melebihi anggaran panitia sebesar 355.000 dollar, untuk menyelenggarakan kompetisi itu, seperti dilansir dari kompas.com.

“Ini merupakan tiket terjual habis kedelapan dalam turnamen ini dan sebanyak 561.178 penonton sudah menyaksikan 30 pertandingan dalam 21 hari ini di lima kota. Lima di antaranya pada saat tim ‘Socceroos’ bertanding,” demikian pernyataan panitia, Jumat (30/1/2015).

Ketua Panitia Penyelenggara Michael Brown mengatakan kepada Reuters tahun lalu bahwa target anggaran panitia sekitar 14,5 juta dollar Australia (11,28 juta dollar), dan ia yakin sebanyak setengah juta tiket yang dijual akan menarik keuntungan di atas 20 juta dollar Australia.

Namun dibalik itu, negara-negara Arab menginginkan Australia keluar dai Konfederasi Sepak Bola Asia. Pasalnya, Australia dianggap kurang memberikan manfaat yang diinginkan.

Tuan rumah Australia akan menghadapi Korea Selatan pada final Piala Asia, Sabtu (31/1/2015). Ini merupakan final kedua Australia sejak mereka pindah keanggotaan dari Oseania ke Asia pada 2006.

Beberapa pendapat menyatakan bahwa Australia memiliki keuntungan lebih dengan bergabung dengan Asia. Australia telah beberapa kali lolos ke putaran Piala Dunia melaui kualifikasi di Asia. Sementara negara-negara Asia harus bekerja lebih keras untuk bisa lolos ke putaran piala dunia.

Para penentang kepindahan Australia ke Asia mengatakan, keuntungan hanya untuk satu pihak. Kepindahan itu untuk mencari persaingan yang lebih kompetitif dan memudahkan langkah tim dari “Negeri Kanguru” itu ke putaran final Piala Dunia.

“Socceroos”—sebutan untuk timnas Australia—telah dua kali lolos ke putaran final Piala Dunia lewat jalur kualifikasi Asia, sementara negara-negara Arab yang sejak 1990 hingga 2006 selalu ada wakilnya di Piala Dunia, tidak ada yang lolos pada dua event terakhir di Afrika Selatan dan Brasil. (fie/kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*