Turin, LiputanIslam.comemilio mulyadi — Masyarakat penggila bola Indonesia tentunya mengenal sejumlah pemain sepakbola dunia keturunan Indonesia. Sebut saja Radja Nainggolan, Nigel de Jong, dan Giovanni Van Bronckhrost. Kini, ada satu lagi pemain berdarah Indonesia yang mulai menarik perhatian dunia: Emilio Audero Mulyadi.

Emil (begitu panggilan akrabnya) begitu menarik perhatian publik Indonesia karena beberapa hal. Pertama, ia memiliki nama famili yang sangat khas Indonesia. Kedua, dia bermain untuk timnas yunior Italia. Siapapun pasti tahu, Italia adalah salah satu kibat sepakbola dunia dan pemegang empat gelar juara dunia. Ketiga, Emil juga bermain untuk klub paling mentereng di Italia: Juventus. Dan yang keempat, Emil tercatat sebagai salah seorang pemain yang dibawa oleh Juventus dalam lawatannya ke Indonesia.

Sebagimana yang dilansir sebelumnya, Juventus akan menghadapi Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (6/8). Menghadapi laga tersebut, klub telah merilis daftar skuatnya yang akan diboyong ke Jakarta, Australia, dan Singapura.

Nama-nama pemain kunci Juventus seperti Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, hingga Arturo Vidal masuk dalam susunan pemain yang akan dibawa Allegri. Di antara nama yang masuk dalam skuat Juventus di tur Asia tersebut yaitu Emilio Audero Mulyadi.

Pemain berusia 19 tahun itu ternyata masih memiliki darah Indonesia dari ayahnya. Sedangkan Ibunya merupakan seorang Italia. Bahkan Emil betul-betul lahir di Indonesia, tepatnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dengan demikian, kedatangan Mulyadi ke Indonesia sebenarnya adalah kunjungan mudik ke kampung halaman.

Sempat Dua Tahun Tinggal di Indonesia                                                                        

Emil lahir pada tanggal 18 Januari 1995 di Mataram Nusa Tenggara Barat dari seorang ayah Indonesia dan ibunya warna Italia. Emil sempat tinggal di Indonesia selama dua tahun, sebelum akhirnya pada 2010 memilih pindah ke Italia. Meski memiliki darah Indonesia, Emil mengaku tak punya paspor Indonesia. “Benar saya lahir di Indonesia, tapi saya tak memiliki paspor Indonesia,” katanya kepada indonesiatalent.com.

Prestasi Emil cukup mentereng. Dua tahun yang lalu, Emil adalah kiper utama sekaligus kapten tim Allievi Nazionali Juventus (U-17). Bahkan di usia 16 tahun, Emil menjadi kiper utama timnas U-16 Italia. Mengingat prestasi dan kemampuannya di usia yang masih sangat muda, tak sedikit pengamat yang memperkirakan bahwa Emil kelak akan menjadi pengganti Gianluidi Buffon sebagai kiper utama Juventus dan bahkan Timnas Italia.

Karirnya di Juventus dimulai saat ia meninggalkan Indonesia dan mulai bergabung dengan salah satu klub di Italia yang tak begitu dikenal. Setelah mengikuti beberapa pertandingan dengan klub tersebut, pihak pencari bakat Juventus pun tertarik dengan bakatnya dan mengundangnya untuk ikut dalam beberapa sesi latihan dengan tim Juventus Allievi (U-17).

“Ketika saya bermain untuk salah satu klub di Italia, saya mengikuti beberapa kali training session dengan Juventus dan setelahnya Juventus mengatakan pada saya bahwa mereka tertarik dengan saya dan menyatakan bahwa tahun depan saya adalah pemain Juventus,” paparnya.

Mengenai keterikatannya dengan Indonesia, Emil pun tidak membantah bahwa ia lahir di Indonesia. Namun, keinginan publik Indonesia untuk melihat Emilio mengenakan seragam tim nasional di masa depan tampaknya harus dikubur dalam-dalam setelah sang pemain dalam beberapa kesempatan mengaku hanya akan membela Italia pada masa mendatang. (by/liputanislam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL