bobotohBandung, LiputanIslam.com –Keberhasilan Persib Bandung menjadi kampiun Indonesia Super League (ISL) masih menyisakan masalah. Laga final memang berlangsung aman dan lancar karena memang digelar di Palembang, bukan di Jakarta. Akan tetapi, puluhan bus yang membawa suporter Persib Bandung dari Palembang menjadi objek sasaran serangan sejumlah orang ketika melalui jalan tol dalam kota Jakarta. Atas peristiwa ini, Bobotoh (pendukung Persib Bandung) menuntut Polri mengusut para pelaku penyerangan.

Puluhan suporter Persib dikabarkan mengalami cedera. Ratusan suporter Persib tersebut tengah melakukan perjalanan pulang setelah memberikan dukungan pada tim kesayangannya di final ISL yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang.

Serangan terhadap Bobotoh yang dianggap paling masif terjadi di sekitar Pasar Rebo. Rombongan bus ternyata sudah ditunggu puluhan orang di sisi kiri dan kanan jalan yang melempari bus dengan batu dan kayu.

Manajemn Persib Bandung juga mengeluarkan pernyataan resmi sebagai berikut.

1. PERSIB dan PT.PBB (Persib Bandung Bermartabat) sangat prihatin terhadap insiden penyerangan kepada bus yang ditumpangi Bobotoh di beberapa titik tol Jakarta sampai menjelang Bekasi

2. PERSIB dan PT.PBB sangat menghargai kekompakan Bobotoh Banten, Serang, Tangerang, Jakarta dan Karawang dalam meminimalisir korban yang berjatuhan.

3. PERSIB dan PT.PBB menyampaikan rasa terimakasih yang tinggi kepada Walikota Bandung, Ridwan Kamil, yang dengan sigap mengambil tindakan pengamanan dengan POLRI untuk menjamin keselamatan bobotoh.

4. PERSIB dan PT.PBB berharap semua korban yang luka dapat ditangani dengan baik oleh Dinas Kesehatan dan semoga dapat segera sembuh seperti sedia kala.

5. Tidak ada jatuhnya korban jiwa dari Bobotoh dalam insiden semalam.

6. Berdasarkan pantauan @farhandeltaFM tol Cibitung-Jorr-Cikunir-Karawang Senin pagi (07:00 WIB) kondisi sudah aman, dijaga aparat dari POLRI dan sudah tidak ada lagi kelompok masyarakat yang melakukan pencegatan ataupun sweeping.

7. PERSIB dan PT.PBB sangat berharap agar bobotoh mengikuti himbauan Walikota Bandung, Ridwan Kamil untuk tidak melakukan sweeping terhadap kendaraan plat B yang ada di Bandung. Sebab, Bobotoh dan Warga Bandung juga banyak yang menggunakan kendaraan plat B.

8. Mari kita jadikan kota Bandung yang ramah. (by)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL