brazilRio de Janeiro, LiputanIslam.com–Brasil diprediksi meraup pemasukan sekitar 11 miliar dolar AS dari ajang Piala Dunia 2014. Angka itu 20 kali lipat lebih banyak dari yang didapat Afrika Selatan dari Piala Dunia 2010.

Menurut perhitungan Institut Pariwisata Brasil, estimasi turis asing yang akan mengunjungi negara mereka selama Juni-Juli adalah 600 ribu orang. Mereka ditaksir akan menghabiskan total uang sekitar 2,6 miliar dolar.

Tak cuma pendatang, warga Brasil pun diyakini akan mengeluarkan uang di luar kebiasaannya. Sebagai penggila sepakbola, diperkirakan akan ada 3 juta masyarakat Brasil yang “terlibat” di Piala Dunia, dan mereka akan mengeluarkan uang sampai 7,9 miliar dolar.

Namun benarkah prediksi ini akan terwujud? Pengalaman Afsel yang menyelenggarakan Piala Dunia 2010 membuktikan sebaliknya. Afsel hanya mampu meraup 60% dari prediksi yang diberikan para pengamat ekonomi, yaitu 900 juta dollar.

Sementara itu, sebagian rakyat Brasil sendiri sudah mengkhawatirkan adanya kerugian finansial ini. Pada 15 Mei 2014 lalu, mereka berunjuk rasa di Rio de Janeiro, menolak diselenggarakannya Piala Dunia 2014.  Pengunjuk rasa melempar batu, membakar ban, dan memblokir jalan-jalan. Mereka memprotes proyek Piala Dunia yang telah memakan biaya miliaran dollar. Bagi mereka uang yang sangat besar tersebut lebih baik digunakan untuk proyek-proyek sosial dan perumahan.

AS pun telah pernah rugi dalam penyelenggaraan Piala Dunia. AS, tuan rumah Piala Dunia 1994, rugi 9 milyar dollar. Padahal sebelumnya AS diprediksi akan untung 4 milyar Dollar. Situs baltimoresun.com menyebut, kota Washington City (kota penyelenggara Piala Dunia 1992) bahkan berkurang pendapatannya 792 juta Dollar pada tahun itu.

Piala Dunia 2014 Brazil akan dimulai pada 12 Juni mendatang. (by/dari berbagai sumber)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL