benderaWashington DC, LiputanIslam.com, –Sejumlah insiden terjadi mewarnai lanjutan turnamen pemanasan internasional bertajuk International Champions Cup yang berlangsung di Amerika Serikat. Di salah satu pertandingan, seorang penonton menerobos masuk lapangan sambil mengibarkan bendera Palestina sebagai tanda solidaritas.

Pertandingan yang mempertemukan Juara Piala Champions asal Spanyol Real Madrid melawan runner-up Serie A Italia AS Roma tersebut berlangsung pada Rabu pagi (30/7) WIB. Hasil pertandingan sendiri dimenangi oleh AS Roma setelah klub Italia ini berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas Real Madrid berkat gol tunggal Il Capitano, Francesco Totti di menit ke-59.

Bagi I Giallorossi (julukan AS Roma), ini adalah kemenangan perdana mereka di turnamen pramusim tersebut. Pada laga perdana, mereka tumbang 2-3 dari Manchester United.

Sedangkan bagi Real Madrid, ini menjadi kekalahan setelah di laga pertama kalah adu penalti lawan Inter Milan. Di pertandingan terakhir, AS Roma akan berhadapan dengan Inter Milan sementara Madrid menantang Manchester United

Selain insiden pengibaran bendera Palestina, laga ini juga diwarnai keributan antara kedua punggawa tim bahkan ketika pertandingan belum dimulai. Pemicunya adalah pertengkaran antara gelandang AS Roma Seydou Keita dengan bek Madrid Pepe.

Solidaritas Palestina

Insiden pengibaran bendera Palestina terjadi dimenit-menit akhir pertandingan. Ketika pertandingan memasuki menit ke-86, pertandingan sempat terhenti beberapa menit setelah sejumlah penonton menerobos masuk ke dalam lapangan pertandingan.

Awalnya, seorang penonton berlari ke tengah lapangan diikuti beberapa penonton lainnya. Mereka langsung menghampiri pemain bintang Real Madrid seperti Isco dan Asier Illaramendi yang kebetulan belum diganti. Sontak saja pertandingan terhenti. Para petugas keamanan langsung mengejar para penyelusup.

Saat situasi sedang kacau itu, seorang penonton memanfaatkan situasi dengan cara berlari mengelilingi lapangan sambil mengibarkan bendera Palestina. Ia terus berlari sembari menghindari kejaran petugas keamanan.

Aksi yang dilakukan fans tersebut bisa dipastikan merupakan bentuk solidaritas kepada Palestina yang saat ini tengah berjuang menghadapi brutalitas serdadu Zionis Israel. Dukungan itu juga dipastikan sekaligus merupakan protes terhadap sikap para pemimpin Dunia yang dinilai tidak peduli dan tidak adil dalam menyikapi krisis Palestina.

Upaya menyuarakan dukungan terhadap Palestina itu dilakukan oleh banyak pihak termasuk dari dunia sepakbola. Sebelumnya, para pemain Aljazair menyumbangkan hadiah yang mereka terima dari ajang Piala Dunia Brasil untuk warga Gaza Palestina.

Dari Tanah Air, sumbangan dan dukungan untuk Palestina diberikan oleh Viking (suporter Persib Bandung), Bonek (suporter Persebaya), Aremania (superter Arema Cronus), dan suporter Semen Padang.

Pertandingan persahabatan antara Timnas U-19 melawan Persiter Ternate U-21 juga diwarnai dengan aksi dukungan terhadap Palestina. Panitia pertandingan secara resmi mengumumkan, 10 persen dari keuntungan penjualan tiket pertandingan untuk disumbangkan kepada warga Gaza, Palestina. (by)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL