jermanSalvador, LiputanIslam.com, –Sampai sejauh ini, ada dua pertandingan yang jika dilihat hasilnya, sulit dipercaya bahwa itu adalah pertandingan dua tim favorit juara. Satu pertandingan ada di Grup B Piala Dunia, di mana juara bertahan Spanyol dibantai 1-5 oleh Belanda. Satu pertandingan lainnya adalah yang baru saja berlangsung.

Tim peringkat 4 dalam daftar ranking FIFA, Portugal, kalah telak 4-0 dari tim peringkat 2, Jerman. Keberhasilan Jerman ini membuat Der Panzer makin difavoritkan menjadi juara.

Sebelum ini, para pengamat menjagokan empat tim yang diprediksi akan lolos hingga semifinal: juara bertahan Spanyol, tuan rumah Brasil, tim bertabur bintang Argentina, dan tim paling solid Jerman. Dari keempat tim tersebut, Jerman lah yang paling memenuhi ekspektasi publik. Menundukkan tim peringkat empat dunia dengan skor telak 4-0 tentulah bukan pencapaian yang biasa-biasa saja.

Sebelumnya, Spanyol dibantai Belanda 1-5, Brasil susah payah melewati hadangan Kroasia dengan skor 3-1 (itupun dengan kontroversi penalti akibat diving Fred), dan Argentina juga harus bertarung ketat sebelum menundukkan Bosnia 2-1.

Laga ke-100

Bagi Jerman, kemenangan ini juga terasa istimewa karena itu menandai partai ke-100 mereka di ajang Piala Dunia. Kiprah Jerman di Brasil langsung dibuka dengan laga melawan tim tangguh lain, Portugal. Kedua tim berhadapan di Arena Fonte Nova, Salvador, Senin (16/6/2014) malam WIB.

Di laga tersebut Jerman tanpa ampun melumat Portugal dengan kemenangan telak empat gol tanpa balas. Thomas Mueller mencetak trigol, sedangkan satu gol lain dibuat oleh Mats Hummels.

“Tiga gol dalam satu laga, di partai pembuka mengadapi lawan seperti itu amatlah bagus,” tutur Mueller di Reuters.

Itu menjadi kali ketujuh ada pemain Jerman yang mampu bikin trigol. Jumlah tersebut sekaligus menjadi yang terbanyak dibuat oleh negara manapun di ajang tersebut.

Kemenangan atas Portugal tersebut juga menjadi kali ketujuh beruntun Jerman mengawali kiprahnya di Piala Dunia dengan kemenangan. Kali terakhir Jerman gagal meraup kemenangan di partai pembuka adalah saat mencatatkan hasil imbang 1-1 melawan Uruguay pada 1986.

Yang menarik, semua itu juga terjadi di laga ke-100 untuk Jerman di putaran final Piala Dunia (61 kali menang, 19 kali seri, 20 kali kalah). Infostrada Live mencatat bahwa mereka adalah timnas dunia yang pertama kali mampu mencatatkan 100 laga di putaran final Piala Dunia,.

“Kami amat jitu dalam menuntaskan serangan akhir, kami membuat empat gol dari sekitar enam peluang,” komentar pelatih Jerman Joachim Loew.

Iran Nigeria Sama Kuat

iranDi pertandingan lainnya yang berlangsung di Estaio Joaquim Ameico Guimarae, Selasa (17/6/2014) dinihari WIB, wakil Asia, Iran, menahan imbang wakil Afrika Nigeria dengan skor 0-0. Dengan hasil ini, Iran dan Nigeria sama-sama duduk di posisi kedua dan ketiga dengan satu poin, dengan Argentina jadi pemuncak grup usai mengalahkan Bosnia Herzegovina 2-1 kemarin.

Kedua tim sebenarnya bertanding dengan tempo cepat sejak menit-menit awal. Namun, rapatnya masing-masing barisan pertahanan membuat kedua tim tersebut kesulitan mengembangkan permainan.

Nigeria mendapatkan peluang pertama melalui Ahmed Musa pada menit ke-31. Sayang, bola tendangan kaki kiri striker CSKA Moskwa itu masih melebar ke sisi kiri gawang Iran yang dikawal kiper Alireza Haghighi.

Meski Nigeria terlihat menguasai pertandingan, Iran bukan tanpa serangan. Bahkan mereka hampir unggul lebih dulu jika bola sundulan Reza Ghoochannejhad tidak dapat ditepis dengan gemilang oleh kiper Nigeria, Vincent Enyeama, pada menit ke-34.

Selepas turun minum, kedua tim masih saling jual beli serangan. Nigeria yang masih mendominasi laga, beberapa kali mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol di babak kedua ini.

Pada menit ke-70, misalnya, saat pemain pengganti Shola Ameobi beraksi di kotak penalti Iran. Sayang, bola sundulannya seusai menerima umpan silang masih melayang tipis di atas mistar gawang kiper Iran, Alireza Haghighi.

Enam menit berselang, giliran Iran yang mengancam. Akan tetapi, upaya mereka juga belum membuahkan hasil karena bola tendangan Ashkan Dejagah masih dapat ditepis dengan baik oleh Enyeama.

Kedua tim terus mencoba untuk mencetak gol hingga menit-menit akhir. Namun, sejumlah peluang mereka tidak dapat dikoversikan menjadi gol sehingga skor 0-0 tetap bertahan hingga laga usai.

Menurut catatan FIFA, sepanjang pertandingan, Nigeria menguasai bola sebanyak 64 persen dan melepaskan enam tembakan akurat dari 10 usaha. Adapun Iran menciptakan tiga peluang emas dari tujuh percobaan.

Sampai sejauh ini, Iran meraih hasil paling baik dibandingkan wakil Asia lainnya. Sebelumnya, Australia dikalahkan Chile 1-3 sedangkan Jepang ditundukkan Pantai Gading 1-2. Satu wakil Asia lainnya, Korea Selatan baru akan bertanding Rabu 18/06 dinihari WIB melawan Rusia.

Amerika Lewati Hadangan Ghana

Laga antara Ghana vs Amerika Serikat Grup G Piala Dunia 2014 di Arena das Dunas, Natal, Rio Grande do Norte berjalan seru. Laga Ghana vs Amerika Serikat pada Selasa (17/6/2014) pagi WIB berakhir dengan kemenangan Amerika Serikat dengan skor 1-2.

Arena das Dunas langsung bergemuruh saat laga baru memasuki menit pertama, Amerika Serikat langsung menunjukan taringnya dengan gol cepat oleh Dempsey. Berawal dari assist yang dilepaskan Jermaine Jones, Dempsey langsung menusuk ke dalam kotak penalti lalu melepaskan tendangan kaki kiri, bola deras menuju sudut kiri gawang  Kwarasey. Amerika memimpin 0-1.

Sepanjang 45 menit jalannya babak pertama Ghana sebenarnya mendominasi permainan, sayangnya belum membuahkan hasil yang berarti. Hingga memasuki turun minum, skor 0-1 untuk keunggulan Amerika Serikat tak berubah.

Memasuki babak kedua, Ghana yang tertinggal terlebih dahulu akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke 82 melalui gol yang dicetak André Ayew setelah memanfaatkan assist Asamoah Gyan. Skor imbang sama kuat 1-1.

Namun skor imbang 1-1 tak berjalan lama, Amerika Serikat kembali unggul dua menit berselang, gol kemenangan Amerika dicetak John Brooks pada menit 86 setelah memanfaatkan assist Graham Zusi. Skor 1-2 untuk keunggulan Amerika Serikat tak berubah hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Dengan hasil ini, Jerman berada di puncak klasemen Grup G dengan poin tiga, disusul Amerika di peringkat dua dengan poin yang sama. Ghana dan Portugal berada di peringkat tiga dan empat masing-masing dengan poin kosong. (by/berbagai sumber)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL