koreaRio De Janeiro, LiputanIslam.com, –Fase grup Piala Dunia 2014 Brasil usai sudah dengan mempertandingkan laga-laga terakhir di Grup G dan H. Kekalahan Korea Selatan dari Belgia dengan skor tipis 0-1 di laga terakhir fase grup Piala Dunia 2014, melengkapi jebloknya prestasi wakil-wakil Asia di Brasil. Dengan hasil ini, seluruh wakil Asia terhenti di babak grup dengan status juru kunci.

Korsel terperosok di posisi juru kunci Grup H dengan raihan satu poin. Tim ‘Ginseng’ mendapat poin setelah menahan imbang 1-1 dengan Rusia di partai perdana.

Posisi Korsel di grup sama dengan tiga wakil Asia lainnya di Brasil 2014: Iran, Jepang dan Australia. Keempat tim Asia ini juga sama-sama tidak memetik kemenangan di grupnya masing-masing.

Iran memang sejak awal tak diunggulkan di Grup F. Namun, anak-anak asuhan Carlos Queiroz ini tidak ingin jadi bulan-bulanan tim lawan. Strategi bertahan yang ketat diperagakan Iran tiap kali bertanding.

Ketika melawan Nigeria, mereka bisa menahan seri tanpa gol alias 0-0. Bahkan, Lionel Messi baru bisa menjebol gawang Iran yang dijaga oleh Alireza Haghighi pada injury time babak kedua.

Jepang setali dua uang dengan Korsel dan Iran. Di grup C, Nagatomo dkk sempat dikalahkan Pantai Gading 1-2 di partai perdana. Tim besutan pelatih asal Italia Alberto Zaccheroni ini kemudian memaksa Yunani imbang 0-0 sehingga punya peluang lolos. Sayangnya, mereka langsung dihajar Kolombia dengan skor 1-4 di duel penutup grup.

Nasib tim Australia asuhan Ange Postecoglou paling buruk dibanding tim-tim AFC lainnya. Berada di Grup B, skuat ‘Kanguru’ selalu dibekuk oleh lawan-lawannya, mulai dari Chile (1-3), Belanda (2-3) dan Spanyol (0-3).

Kontestan 16 Besar

Dengan berakhirnya laga fase grup, lengkaplah sudah enam belas negara yang akan bertanding pada babak perdelapan-final.

Seperti yang dilansir detik.com, negara terakhir yang memastikan mendapat tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2014 ini adalah Aljazair. Mereka berhasil lolos setelah mengimbangi Rusia dengan skor 1-1 di pertandingan terakhir Grup H. Aljazair jadi runner up dengan poin empat, sementara Belgia yang mendapat nilai sempurna sembilan setelah mengalahkan Korsel 1-0, berhak atas posisi puncak klasemen.

Dari Grup A Brasil (7 poin) melangkah mulus ke fase knockout setelah mengantongi dua kemenangan dan sekali imbang. Tuan rumah ditemani Meksiko (7) yang tampil impresif setelah juga meraih dua kemenangan dan sekali imbang.

Fase Grup Piala Dunia 2014 menjadi salah satu yang paling banyak menghadirkan kejutan. Terdepaknya juara bertahan Spanyol di babak ini menjadi salah satu berita terbesar. Tergabung di Grup B, La Furia Roja kalah bersaing dengan Belanda (9) dan Chile (6).

Di Grup C, Kolombia menjadi juara grup dengan catatan tiga kemenangan. Menjadi runner up adalah Yunani yang meraih satu kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah.

Sementara pada grup yang disebut-sebut sebagai nerakan ternyata justru menghadirkan mimpi buruk bagi para unggulan. Kosta Rika (7) yang diprediksi bakal jadi bulan-bulanan dan lumbung gol ternyata justru jadi pemuncak Grup D, sedangkan Uruguay (6) menemani lolos di posisi kedua. Dua mantan juara dunia: Inggris (1) dan Italia (3) langsung out.

Prancis (7) menjadi penguasa Grup E setelah meraih dua kemenangan dan sekali imbang. Les Bleus lolos ditemani Swiss (6).

Dibantu oleh gol-gol Lionel Messi, Argentina (9) tampil sempurna di fase grup dengan catatan tiga kemenangan. Nigeria (4) menjadi salah satu wakil Afrika yang lolos setelah memenangi persaingan dengan Bosnia dan Herzegovina di grup ini.

Dari Grup G, Jerman (7) berhak atas posisi teratas. Portugal (4) yang diprediksi akan lolos dari grup ini ternyata cuma bisa duduk di posisi tiga, yang membuat Amerika Serikat (4) berhak atas status runner up grup dengan keunggulan selisih gol (0:-3).

argentnJika dilihat dari wilayah konfederasi, CONMEBOL (Amerika Selatan) jadi yang paling sukses karena dari enam negara cuma Ekuador yang langkahnya terhenti.

Sama seperti CONMEBOL, CONCACAF (Amerika Utara dan Tengah) juga cuma kehilangan satu wakilnya dari fase grup yakni Honduras. Kalau CAF (Afrika) meloloskan dua negara, maka AFC (Asia) sama sekali tak bersisa.

Eropa (UEFA) masih lumayan, meskipun secara keseluruhan bisa disebut agak mengecewakan. Dari tiga belas wakilnya, kawasan ini cuma meloloskan enam negara. Tujuh wakil lainnya (Portugal, Spanyol, Inggris, Italia, Kroasia, Rusia, dan Bosnia) harus mengucapkan “selamat tinggal” kepada perhelatan akbar ini.

Berikut ini adalah enam belas kontestan babak perdelapan final.

Grup A: Brasil, Meksiko
Grup B: Belanda, Chile
Grup C: Kolombia, Yunani
Grup D: Kosta Rika, Uruguay
Grup E: Prancis, Swiss
Grup F: Argentina vs Nigeria
Grup G: Jerman, Amerika Serikat
Grup H: Belgia, Aljazair

Duel Babak 16 Besar
Brasil vs Chile
Belanda vs Meksiko
Kolombia vs Uruguay
Kosta Rika vs Yunani
Prancis vs Nigeria
Argentina vs Swiss
Jerman vs Aljazair
Belgia vs Amerika Serikat

Mari kita tunggu, hasil-hasil selanjutnya. Apakah tim-tim dari Benua Amerika akan terus menunjukkan dominasinya? (by)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL