Jerman vs Argentina di Final Piala Dunia 2014

Argentina Versus Jerman di Final Piala Dunia 2014

Rio de Janeiro, LiputanIslam.com, –Final Piala Dunia 2014 kembali mengetengahkan duel klasik antara Jerman melawan Argentina. Jerman terkenal dengan kedisiplinan, power, dan kerapihan kerjasama tim. Lawannya adalah para seniman Tango Argentina yang selalu punya inspirasi kreatif dalam menciptakan adegan-adegan atraktif.

Pertemuan keduanya adalah ulangan partai final di edisi Piala Dunia 1986 Meksiko dan Piala Dunia 1990 Italia. Di tahun 1986, Argentina dipimpin oleh maestro legendaris Diego Maradona. Gocekan maut, dribling atraktif, dan umpan-umpan akuratnya mengacak-acak semua lawan, termasuk Jerman di babak final. Argentina pun keluar sebagai juara.

Pada pergelaran empat tahun berikutnya di Italia, kedua tim juga kembali berjumpa di babak final. Kali ini, Jerman dipimpin sang libero Lothar Mathaus, yang menjadi jenderal lapangan terbaik dunia saat itu. Semua lawan dilumat, termasuk Argentina di babak final. Jerman keluar menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya.

Pertarungan kedua tim saat itu dikenang sebagai adu kuat skuat mewah. Ini terlihat dari para pemain kedua tim yang pada masanya masing-masing ditasbihkan sebagai para pemain berbanderol termahal dunia.

Kini, hal yang sama terjadi untuk Piala Dunia 2014. Pertarungan Jerman versus Argentina adalah adu keterampilan di antara para pemain mahal dunia. Nilai total 23 pemain Jerman yang dibawa ke Brasil mencapai 462,88 juta pounds (sekitar Rp9,42 triliun). Sedangkan nilai skuad Tim Tango ditaksir ada di kisaran 344,52 juta pounds (sekitar Rp7 triliun).

Dari sisi ini, nilai pemain di bursa transfer pemain versi Transfermarkt.co.uk, Jerman memang lebih mewah dibandingkan Argentina. Pemain termahal Jerman adalah Mesut Ozil. Pemain Muslim keturunan Turki ini berharga 44 juta pounds (sekitar Rp860 miliar). Yang termurah Miroslav Klose bernilai 800 ribu pounds (sekitar Rp14,5 miliar). Jika dirata-rata, nilai per pemain Jerman mencapai 26,64 juta pounds (sekitar Rp524 miliar).

Tim yang dihajar Jerman di babak semifinal, Brasil, sebenarnya juga punya harga pemain yang juga selangit, yakni 411,8 juta pounds (sekitar Rp8,36 triliun).Pemain termahalnya adalah Neymar yang harganya mencapai 52,4 juta pounds. Sayang, kedua tim ini harus bentrok di babak semifinal, sehingga salah satunya, dalam hal ini adalah Brasil, harus tersingkir.

Sedangkan Argentina, seperti yang tadi disebutkan, juga memilki nilai yang tak kalah fantastis: 344,52 juta pounds (sekitar Rp7 triliun). Di tim Tango ini, bertengger seorang pemain yang bahkan saat ini dinyatakan sebagai pemain termahal sedunia. Berdasarkan klausul buy-out dalam kontraknya dengan Barcelona, Lionel Messi hanya bisa dijual jika ada klub yang bersedia membayar uang transfer sebesar 105,6 juta pounds (sekitar Rp2,1 triliun).

Jadi, siapakah yang akan menjadi pemenang dalam babak final nanti? Apakah Jerman yang harga keseluruhan pemainnya mencapai 9,42 triliun bisa menghempaskan Argentina yang ‘hanya’ berharga 7 triliun? Atau justru si pemain termahal dunia Messi yang bisa mengubah situasi untuk keuntungan tim yang dibelanya? (by)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL