indonesia_suryadhama ali tersangkaJakarta, LiputanIslam.com – Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) mengaku tidak didesak mundur oleh Presiden SBY. Dia mengajukan pengunduran diri saat bertemu dengan Presiden hanya karena masalah etika saja.

“Tidak, itu hanya masalah etika saja,” ujar Suryadharma di Rumah Polonia, Jakarta, Senin.

SDA menyadari, masalah yang sedang dihadapinya saat ini sangat sulit, dan karena itu dia akan fokus dengan penegakan hukum yang sedang berjalan dan tak ingin kinerjanya sebagai Menteri Agama terganggu.

“Saya harus fokus, ini masalah sangat berat untuk saya dan keluarga,” ujarnya.

Menurut SDA, surat pengunduran diri akan diserahkan pada Rabu (28/5/2014) karena pada Selasa (27/5/2014) merupakan hari libur Isra Miraj.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Presiden telah meminta SDA supaya mengajukan surat pengunduran diri. Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi usai mendampingi SBY menerima SDA di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin 26 Mei 2014, mengatakan, “Presiden meminta Pak Suryadharma mengajukan surat pengunduran diri satu-dua hari ini untuk dijadikan pertimbangan.”

KPK menetapkan Suryadharma Ali sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana haji tahun anggaran 2012-2013 di Kementerian Agama. KPK menduga dia telah menggelembungkan dana penyelenggaraan ibadah haji sehingga mengakibatkan kerugian negara.

Untuk menjelaskan perkara ini kepada SBY, Suryadharma datang ke Istana Bogor hari ini pukul 11.45 WIB. Dia diterima Presiden SBY, Wakil Presiden Boediono, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di ruang kerja Presiden di Istana Bogor. (mm/vivanews/kompas)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL