LiputanIslam.com — Gaza kembali bergolak. Jerit tangis pecah dimana-mana. Api menyala, peluru berdesing, bom berjatuhan tanpa pandang bulu. Namun dibalik derita itu, ada peristiwa lain yang tak ayal membuat dunia terhenyak. Roket dari pejuang Palestina menyentuh Tel Aviv !  POLRI.ORG melaporkan, serangan roket dari Gaza ke wilayah Israel membuat dunia terpana. Sejak Rabu 14 November 2012, serangan berbalasan antara Palestina dan Israel terus terjadi. Selama beberapa hari terakhir, tercatat sudah 550 roket yang dilesakan oleh pihak pejuang Palestina ke wilayah Israel.

The Washington Post pada Sabtu 17 November 2012 membuat perkiraan jarak dari roket-roket yang dimiliki oleh Palestina. Jarak terjauh dihasilkan oleh roket Fajr-5 yang ternyata mampu menyentuh wilayah Tel Aviv dan Yerusalem. Hal ini amat tidak diduga oleh Israel.

Ketika roket-roket kecil Palestina hanya mampu menyentuh wilayah luar Israel, roket Fajr-5 yang buatan Iran ternyata mampu membuat ancaman berarti bagi Israel. Intelijen Israel tidak mengetahui bagaimana roket jarak jauh itu bisa masuk dari Iran ke Palestina.

Sayyid Hassan Nasrullah pun bertanya,”Bagaimana caranya roket Fajr-5 bisa mencapai Gaza dan siapa yang memberikannya?” Jika negara-negara Arab begitu bermurah hati memberikan pasokan dana dan senjata kepada militan di Suriah untuk menggulingkan Bashar al-Assad, lalu mengapa mereka begitu pelit kepada Palestina? Bukankah Palestina sudah dijajah 60 tahun lebih oleh Israel, adakah yang peduli?

Iran, negara yang masih konsisten membela Palestina dan mendukung muqawwama, sumbangsihnya tidak hanya berupa do’a dan kecaman di jalan-jalan, ataupun hanya sekedar lembaran fatwa-fatwa usang tak berharga sebagaimana yang sering “disedekahkan” oleh ulama Wahabi Arab Saudi, melainkan dengan tulus memberikan dana dan menyuplai senjata kepada pejuang Palestina, baik HAMAS maupun Jihad Islam. Atas dukungan ini, Iran pun dimasukkan kedalam “State Sponsor of Terorism” atau “Negara Sponsor Terorisme”—sebuah gelar yang diberikan oleh Deplu AS bagi negara-negara yang telah “berulang kali memberikan dukungan untuk aksi terorisme internasional.” Tidak ada yang melebihi kebanggan Iran selain menjadi musuh nomor satu bagi sebuah negara gila perang, yang disebut Setan Besar oleh Imam Khomeini. (ba/LiputanIslam.com)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL