Solo, LiputanIslam.com –  Solo, selain merupakan kota yang terkenal dengan batiknya yang khas, juga dikenal sebagai salah satu basis gerakan radikal. Bagaimana tidak, di banyak titik Kota Solo, ditemui lambang-lambang ISIS yang terpampang di jalanan. Di kota ini pula, kelompok pro-teroris transnasional ISIS mengadakan acara deklarasi baiat kepada “Khilafah Islamiyah” ala ISIS. Menurut Al-Mustaqbal, acara tersebut diselenggarakan oleh Forum Pendukung Daulah Islamiyah, pada Selasa, 15 Juli 2014, bertempat di Masjid Baitul Makmur.

Salah satu netizen, Abdurrahman, kepada Liputan Islam menyatakan bahwa salah satu dinding yang tergambar dengan lambang ISIS merupakan pagar dari Lotte Mart yang terletak di Jalan Veteran, di depan Kuburan Tipes. Menurutnya, lambang-lambang itu banyak bisa dijumpai di jalanan Solo. Bahkan, LI juga menerima laporan bahwa lambang-lambang ISIS juga ditemukan di warung makan.

Namun pasca dilarangnya paham ISIS secara resmi oleh Pemerintah Indonesia dalam rapat kabinet yang dipimpin Presiden SBY (4/8), masyarakat dan aparat segera bertindak.  Hari ini, Selasa, 5 Agustus 2014,warga dan aparat membersihkan gambar dan mencopot bendera simbol ISIS yang berada di Kota Solo dan sekitarnya. Salah satunya, bendera berukuran 2 x 1 meter yang terpasang di pos ronda di Mondokan, Purwosari, Laweyan, Solo.

Dari laporan Kompas, Kapolsek Laweyan Solo Kompol Edi Wibowo menyatakan telah mendapat kabar dari warga terkait bendera tersebut. Setelah petugasnya mengecek, warga melakukan penurunan bendera ISIS. “Dari informasi yang diperoleh, bendera tersebut awalnya tidak besar dan banyak warga yang tidak tahu bendera apa. Lalu saat ini sudah kita amankan karena warga sudah resah,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan satu bendera dan satu spanduk plastik bergambar logo ISIS. Edi menambahkan, petugas juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya ajaran yang dibawa kelompok tersebut.

“Kita juga ajak beberapa tokoh agama dan masyarakat untuk mengajak warga agar kritis dan tidak mudah terhasut,” katanya. Beberapa bendera ISIS yang semula sempat berkibar di daerah Semanggi, Solo, juga sudah mulai diturunkan. Dari pengguna Twitter @masusatrading, juga diunggah foto seorang pria yang sedang bekerja menghapus lambang ISIS tersebut di salah satu tembok. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL