sedekah neti surianaJudul Buku: Sedekah: Hidup Berkah Rezeki Melimpah

Penulis: Candra Himawan dan Neti Suriana

Penerbit:  Albana

Tahun terbit: 2013

Jumlah halaman: 141

 

Sedekah dan keajaibannya memang tak habis-habisnya untuk dibahas. Di toko buku sangat banyak bisa kita temukan buku-buku yang membahas tema sedekah ini. Memang, Allah menjanjikan pahala yang sangat besar bagi mereka yang gemar bersedekah dengan ikhlas. Misalnya, dalam Al Quran Surat Al-Baqarah ayat 261 Allah berfirman,

“perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.”

Namun, seringkali dorongan atau niat bersedekah itu terhalang oleh berbagai faktor. Karena itu, membaca buku-buku motivasi sedekah memang perlu dilakukan. Salah satu buku yang membahas sedekah adalah buku berjudul ‘Sedekah: Hidup Berkah Rezeki Melimpah’ ini. Dengan cover warna kuning terang, membuatnya tampil mencolok di rak buku.

Penulis mengawali buku ini antara lain dengan menceritakan ulang kisah seorang sederhana yang ingin naik haji tapi tidak cukup uang. Kisah ini awalnya diceritakan oleh Ustadz Yusuf Mansur yang telah banyak menulis tentang sedekah. Orang tersebut sangat ingin naik haji, dan karena ia percaya bahwa sedekah akan memancing rizki, dia pun memberikan sejumlah uang kepada seorang Kyai. Mengapa harus kepada Kyai? Tidak dijelaskan dalam buku ini. Namun agaknya, kebiasaan memberikan uang kepada Kyai memang menjadi salah satu tradisi kita. Pak Kyai yang lurus, biasanya juga akan memanfaatkan uang dari jamaahnya untuk keperluan dakwah, misalnya membiayai pesantren atau untuk membantu masyarakat. Sudah umum pula ditemui, masyarakat meminta bantuan ini-itu kepada pak Kyai yang baik hati.

Singkat cerita, setelah bersedekah dengan uang sekitar dua juta, orang itu tiba-tiba mendapatkan kesempatan untuk menjadi makelar penjualan tanah. Keuntungan yang dihasilkannya cukup untuk membiayai haji bagi dirinya, istrinya, dan ibunya. Subhanallah.

Buku ini dibagi dalam beberapa bab antara lain, pada bab 1 dibahas tentang Keberkahan Sedekah. Di dalam bab ini dirinci bagaimana cara meraih rizki yang berkah, yaitu dengan mencari penghasilan halal, menghindari menzalimi orang lain, mengiringinya dengan sedekah, menguatkannya dengan takwa dan tawakal dan terakhir, dengan taubat dan istighfar. Pada bab 2 dibahas tentang “Mengenal Sedekah”, antara lain arti sedekah, hukum sedekah, wacam sedekah, cara bersedekah, sedekah yang utama, dan hadiah bagi orang yang bersedekah. Lalu pada bab 3 dibahas tentang Logika Sedekah. Sementara pada bab 4 dibahas tentang “Sedekah dari Zaman ke Zaman.”

Buku ini ditutup dengan berbagai kisah seputar sedekah yang membawa berkah. Misalnya, penulis menceritakan pengalaman pribadinya di hari Lebaran. Dalam kondisi pas-pasan, dia menyiapkan baju lebaran dan bingkisan lebaran untuk pembantunya, juga hadiah untuk ibu mertua. Awalnya dia melakukan dengan setengah hati karena mengingat dirinya sendiri belum memiliki baju baru. Bahkan kue lebaran untuk di rumahnya sendiri pun tak mampu ia sediakan. Namun, atas dorongan suaminya, ia berusaha tetap ikhlas menyiapkan semua bingkisan itu. Tak disangka, ia kemudian malah mendapatkan bingkisan lebaran dari orang lain yang mencukupi kebutuhan hingga dua-tiga bulan ke depan. Subhanallah. (Fatma/LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL