LiputanIslam.com—Konflik berdarah yang terjadi di berbagai belahan dalam beberapa tahun terakhir telah meluluh-lantakkan berbagai bangunan, monumen, maupun situs-situs bersejarah yang merupakan kekayaan warisan peradaban. CNN melaporkan, setidaknya ada 19 situs yang turut menjadi ‘tumbal’.

Masjid Agung Samara. Klik untuk memperbesar

Masjid Agung Samara. Klik untuk memperbesar

1. Masjid Agung Samara

Masjid ini terletak di kota Samara, yang dibangun pada abad ke-9 dan merupakan salah satu masjid yang paling besar di seluruh dunia. Keunikannya, masjid ini dihiasi dengan Menara Malwiya yang menjulang setinggi 52 meter. Tempat beribadah ini dihancurkan pada tahun 2005 saat pasukan NATO berada di Irak.

Patung Budha, Afghanistan

Patung Budha, Afghanistan

2. Patung Budha Bamyan

Salah satu bangunan milik ummat Budha yang spektakuler terdapat di Afghanistan. Patung ini menjulang setinggi 53 meter dan telah berumur 1,500 tahun. Namun, kelompok teroris Taliban telah menghancurkan bangunan ini dengan bom.

Kota Kuno Bosra

Kota Kuno Bosra

3. Kota Kuno Bosra

Bosra, dulu adalah ibukota provinsi Arab Kekaisaran Romawi, yang merupakan tempat perhentian penting pada rute kuno khalifah ke Mekkah. Teater Romawi dari abad kedua yang menakjubkan, peninggalan-peninggalan umat Kristen awal, dengan beberapa masjid dan madrasah yang dapat ditemukan di sana. Teater Romawi, seperti yang terlihat pada foto di atas, mungkin dibangun pada masa Trajan, dikelilingi oleh dinding-dinding tembok dan menara-menara kota yang didirikan antara tahun 481 hingga 1231.

Masjid Umayah Aleppo

Masjid Umayah Aleppo

4. Masjid Umayyah Aleppo

Masjid Umayyah atau Masjid Agung Aleppo, dibangun pada awal abad kedelapan adalah yang terbesar dan salah satu masjid paling tua di Aleppo. Tempat beribadah ini juga termasuk dalam situs warisan dunia UNESCO, dan hancur karena adanya baku hantam antara pihak Tentara Suriah melawan teroris.

Norias of Hama

Norias of Hama

5. Norias of Hama

Bangunan tak kalah spektakuler yang terdapat di Suriah adalah Norias of Hama, kincir air raksasa yang terletak di kota Hama, yang dibangun pada era Mamluk. Fungsi aslinya adalah untuk mengairi ladang pada abad ke-12 dan 13, namun sebelum konflik, Norias of Hama telah menjadi daya pikat tersendiri bagi turis yang berkunjung ke Kota Hama.

Selama era Mamluk, pada pemerintahan Dinasti Ayyubiyah di akhir abad ke-12 dan awal abad ke-13, banyak noria (kincir air) telah direnevasi dan diperbesar. Mamluk juga meningkatkan jumlah kincir air di kota. Pada suatu waktu, kota Hama abad pertengahan memiliki lebih dari 30 kincir air. Roda noria mempunyai diameter sampai dengan 20 meter, yang memungkinkan untuk melakukan sistem pengairan sehingga wilayah kota mendapat pasokan air. Namun pada tahun 2014, bangunan bersejarah ini telah dihancurkan oleh kelompok teroris.

Citadel of Aleppo

Citadel of Aleppo

6. Citadel of Aleppo

Citadel of Alppo atau Benteng Allepo merupakan sebuah bangunan yang mengelilingi istana di kota tua Aleppo di bagian utara Suriah. Benteng ini merupakan kastil tertua dan terluas di dunia.Benteng ini pernah diduduki oleh beberapa penguasa, seperti dari Yunani, Bizantium, Ayyubiyah, dan Mamluk.

Citadel Aleppo ini  berbentuk elips dengan panjang sekitar 450 meter dan lebar 325 meter dengan ketinggian 50 meter dari kaki bukit. Benteng yang mengelilingi bukit di tengah kota tua Aleppo itu dibangun dari blok besar batu gamping yang mengkilat. Dan batu-batu itu menancap kuat di bukit tersebut.

Benteng tersebut juga dikelilingi oleh parit yang dialiri air untuk melindungi benteng dari penyelundup. Parit benteng itu memiliki kedalaman 22 meter dan lebar 30 meter. Keberadaannya pasti menyulitkan penyelundup untuk masuk ke dalam benteng pemerintahan tersebut. Meskipun benteng itu merupakan peninggalan perdaban Islam, para arkeolog telah menemukan reruntuhan zaman Romawi dan Bizantium yang diperkirakan berasal dari abad ke-9 sebelum Masehi.

Souk al-MAdina

Souk al-MAdina

7. Pasar Souk al-Madina, Aleppo

Pasar Souk al-Madina di Aleppo merupakan salah satu warisan dunia UNESCO, sebuah pusat perdagangan yang yang menyediakan banyak barang import dari berbagai negara,  seperti sutera mentah dari Iran, rempah dan pewarna dari India, dan banyak produk-produk lain. Pasar ini juga menawarkan produk-produk seperti bulu kambing, hasil-hasil pertanian dan sabun.

Namun sejak tahun 2012, pasar ini telah dilalap api sehingga hanya menyisakan puing-puing. Tidak ada lagi keramaian dari masyarakat setempat ataupun para wisatawan yang berlalu lalang untuk berbelanja.

Deir ez-Zor Bridge

Deir ez-Zor Bridge

8. Deir ez-Zor Bridge

Deir ez-Zor Bridge, atau jembatan gantung di kota Deir ez-Zor, merupakan jembatan yang melintasi Sungai Efrat di Suriah. Jembatan ini dibangun oleh perusahaan konstruksi Perancis, Fougerolle, pada tahun 1927, yang menghubungkan daerah Levant dan Upper Mesopotamia.

Namun jembatan ini telah dihancurkan oleh kelompok Free Syrian Army (FSA) dalam pertempuran melawan Tentara Suriah pada Mei 2013.

Nimrud

Nimrud

9. Nimrud

Kota tua Nimrud, yang terletak di sebelah selatan Mosul merupakan permata sejarah peradaban Irak yang sangat berharga. Nimrud yang dibangun pada abad ke-13 SM adalah salah satu situs arkeologi paling terkenal di Irak dan kerap disebut sebagai tempat berawalnya peradaban dunia.

Al-Mustaqbal, situs pendukung ISIS dalam laporannya menyatakan bahwa alasan dihancurkannya Nimrud adalah karena situs ini dianggap sebagai pusat berhala dan kesyirikan dunia. Satu per satu patung situs tersebut dihancurkan, dihantam dengan palu godam hingga hancur berkeping-keping.

Crac des C

Crac des C

10. Crac des Chevaliers

Crac des Chevaliers adalah istana/ banteng Tentara Salib di Suriah pada abad pertengahan. 900 tahun yang lalu, Tentara Salib berlindung di tempat ini saat dikepung oleh pasukan kaum Muslimin yang dipimpin oleh Salahudin al-Ayubi. Berada di puncak bukit, situs ini terletak sekitar 40 km sebelah dari Homs, dan telah diakui sebagai situs warisan dunia UNESCO. Namun pada tahun 2014, situs ini juga hancur akibat bentrokan antara Tentara Suriah melawan teroris. (ba)

Next…

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL