LiputanIslam.com— TIME, majalah berbahasa asing yang fenomenal, akan menggunakan foto close up Joko Widodo, presiden terpilih Indonesia sebagai cover pada edisi 27 Oktober 2014, seminggu setelah pelantikannya. Di pojok kiri cover tertulis “A New Hope”, dan di bawahnya tertera kalimat “Indonesia President Joko Widodo Is A Force of Democracy”. Jokowi, yang mengenakan batik warna cokelat, wajahnya terlihat serius pada foto tersebut, memicingkan mata dan tanpa senyum.

Siapa saja tokoh Indonesia yang pernah menjadi cover majalah TIME?

Soekarno, 23 Desember 1946
Cover itu menampilkan wajah Soekarno ketika sedang berpidato, ia berpeci hitam dan guratan gambar wajahnya begitu khas. Kuat, tangguh dan berwibawa. Di belakang gambar Bung Karno, tampak bendera Merah Putih tengah berkibar lengkap dengan tangan-tangan sedang yang dikepal.

Pada catatan cover yang ditulis oleh Robert Sherood itu, Soekarno digambarkan seorang pria Indonesia dengan tinggi badan 5 kaki 8 inchi. Berwajah tampan dan pandai berpidato. Ia juga mendapat julukan si Kamus Indonesia. Topik yang diangkat majalah Time ini selain mengungkap sosok Soekarno, juga mengulas tentang situasi Indonesia saat itu.

Soekarno, 10 Maret 1958
Kali ini, wajah Bung Karno digambarkan begitu ‘menyeramkan’, dengan permukaan wajah yang bopeng-bopeng, jauh dari penggambaran sosok yang tampan pada edisi tahun 1946. Demikian pula laporan di dalamnya.

Majalah Time edisi 10 Maret 1958 itu berisi propaganda dan sindiran negatif yang ditujukan kepada sosok Bung Karno, yang bersamaan dengan ketidaksenangan Amerika Serikat atas gaya kepemimpinannya yang meraih simpati negara-negara yang baru merdeka. Karenanya, kutipan-kutipan yang ditampilkannya pun yang cenderung menyudutkan Bung Karno, dan melukiskan sosok Bung Karno yang arogan, seperti: “Don’t you know that I am an extension of the people’s tongue”, dan “The Indonesian people will eat stones if I tell them to”.

Soeharto edisi 15 Juli 1966
Saat situasi politik di Indonesia sedang genting, TIME menampilkan gambar Soeharto sebagai covernya. Ia mengenakan pakaian militer lengkap dengan topi berbintang satu, sedang tersenyum khas dan karena senyumnya itu, dia disebut “The Smilling General”.

Dalam edisi ini, TIME  memuat artikel berjudul “Vengeance with a Smile” yang berisi ulasan situasi terakhir politik Indonesia pasca gerakan 1 Oktober 1965. Dalam artikel itu disebutkan, Soeharto, berhasil melucuti kekuasaan Soekarno. Dikatakan, setelah rezim lama tumbang, maka munculah rezim baru di bawah kekuasaan Soeharto, pemegang Supersemar.

Soeharto, 24 Mei 1999
Dalam edisi ini, TIME mengupas kasus korupsi yang dilakukan oleh Soeharto di masa kejayaannya.

Dari Habibie Hingga SBY
Habibie, Gus Dur, Megawati, juga pernah menghiasi cover TIME kala terjadi gonjang ganjing politik dalam masa kepemimpinannya.

Lalu Susilo Bambang Yudhoyono, dinobatkan sebagai 100 tokoh paling berpengaruh di dunia 2009, dalam kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”. SBY pertama kali menghiasi cover TIME pada 24 Januari 2005 yang mengangkat bencana alam tsunami yang melanda Nangroe Aceh Darussalam.

Mereka yang Bukan Presiden

Iwan Fals, 29 April 2002. Iwan Fals dinobatkan menjadi salah satu pahlawan Asia oleh TIME, karena pengaruhnya dan perjuangannya dalam menyuarakan suara hati rakyat kecil. Wajah Iwan Fals yang penuh harapan terpampang full dengan gitar di sisinya.

Christine Hakim, 26 April 2003. Aktris dan produser ini juga dinobatkan sebagai pahlawan Asia oleh TIME, karena kiprahnya di bidang perfilman dan kebudayaan yang mendunia.

Mungkinkah wajah Anda, yang akan menghiasi cover TIME berikutnya? (ba)

Sumber foto: Kaskus

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL