LiputanIslam.com – Selain memerangi tentara dan relawan, kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) juga terkenal dengan kegemarannya menghancurkan situs-situs warisan budaya. Tak ketinggalan, patung-patung yang terdapat di Museum Mosul pun menjadi sasaran empuk. Seperti diketahui, patung-patung ini merupakan peninggalan Assyrian dan Akkadian.

Video memperlihatkan militan ISIS memulai penghancuran isi museum dengan merapal sebuah ayat dalam Al Quran yang mengharamkan penyembahan berhala. Lalu seorang juru bicara kelompok berpidato singkat, mengutuk orang-orang Assyrian dan Akkadia sebagai penyembah berhala dan menggunakan dalih itu untuk membenarkan penghancuran artefak dan patung.

Menurut Eramuslim, patung-patung tersebut dianggap rentan akan dijadikan berhala. “Patung yang dihancurkan adalah peninggalan dari abad ke-9 SM yang sebelumnya disimpan di dalam Museum Pusat kota Mosul. Menurut publikasi video, sekelompok anak muda milik Daesh(ISIS/ISIL) sengaja menghancurkan patung tersebut karena dianggap berhala yang tidak berhak disembah kecuali Allah Subhanahu Wata’ala,” tulis media takfiri ini, 27 Februari 2015. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL