LiputanIslam.com – Keterlibatan Amerika Serikat dalam melatih organisasi teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah semakin terkuak. Situs Beforeinews melaporkan, tenda-tenda AS menjadi tempat tinggal para jihadis ISIS yang tengah dilatih di sebuah padang pasir.

Seragam yang digunakan oleh para pelatih ISIS juga sangat menyerupai seragam militer AS. Dalam video ini, tampak beberapa sesi latihan yang dilakukan para anggota ISIS, dikomandoi oleh pria dengan seragam militer negeri Paman Sam tersebut.

Seperti diberitakan di sini, ilmuwan, filsuf dan aktivis Amerika Serikat (AS) Noam Chomsky menyebut kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan “jihadisme radikal” sebagai hasil kreasi AS sendiri. Menurut laporan PressTV Rabu (15/10), hal ini dinyatakan Choamsky dalam wawancara dengan lembaga pemberitaan Truthout yang sebenarnya sudah dipublikasikan pada tanggal 1 Oktober lalu.

“Kemunculan ISIS dan secara umum merebaknya jihadisme radikal adalah perkembangan yang cukup alami dari penggunaan palu godam Washington pada masyarakat Irak yang rapuh,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Situasi yang ada merupakan bencana bagi AS, tapi ini adalah hasil invasinya. Salah satu konsekuensi suram agresi AS-Inggris ialah tersulutnya konflik sektarian yang kini menyebabkan Irak tercabik-cabik dan telah merebak ke seluruh kawasan dengan konsekuensi yang mengerikan.” (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL